Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Malang (Unisma) terus memperkuat jejaring internasional. Terbaru, Unisma menjalin kerjasama dengan dua kampus top di Turki, yaitu Istanbul University dan Marmara University.
Kedua kampus tersebut merupakan perguruan tinggi tertua di Turki. Dalam kunjungan ke Istanbul University, Rektor Unisma Diterima oleh Rektor Istanbul University, Prof. Dr. Osman Bülent Zülfikar, yang didampingi oleh Prof. Dr. Ayse Zisan Furat selaku chair of International academic relations dan Prof. Dr. Ali Güzelyüz dari faculty of literature.
Kemudian di Marmara University, Unisma sudah melakukan penandatanganan MoU disaksikan langsung oleh Prof. Nuri Tinaz, head office for international and academic cooperation, Prof. Fehmi Yilmaz selaku chairperson of department of histor, Assoc. Prof . Abdulkadir Atar selaku vice director of the institute islamic insurance department dan Asst. Prof. Zeynelabidin Hayat selaku nsurance department Marmara University. Turut hadir dekan dan pimpinan dari Fakultas Teologi dan agama Islam.
Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si, menjelaskan, lawatan ke Turki mengawali perjalanan lima negara dalam rangka memperkuat milestone entrepreneur dan world class university 2027 – 2032. Kelima negara yaitu, Turki, Azerbaijan, Rusia, Uni Emirat Arab, dan Malaysia. Milestone lebih lanjut dapat diakses di unisma.ac.id.
“Ini dalam rangka memperluas akses kerja sama internasional dengan mitra perguruan tinggi kelas dunia, pasca Unisma Malang meraih akreditasi internasional dari lembaga akreditasi internasional ASIIN dan FIBAA Jerman,” kata Rektor.
Pengembangam akses kerja sama internasional ini diawali dengan pertemuan dengan yang Darianto Harsono, Konsul Jenderal Republik Indonesia, di Istanbul Turki. Unisma dalam waktu dekat telah disiapkan program kerjasama Erasmus yang melibatkan pendanaan Uni Eropa.
” Hal ini untuk memperkuat posisi Unisma di kancah internasional, sesuai dengan tagline dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia,” tambah Prof Maskuri penuh semangat.
Kerjasama perguruan tinggi di bidang Tridarma Perguruan Tinggi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul memainkan berpenting dalam menguatkan hubungan antara Indonesia dan Turki.
Lebih dari itu, Darianto Harsono Konjen Istanbul Turki, menyampaikan bahwa KJRI di Istanbul mendukung sebagai perantara dan fasilitator dalam menjembatani perguruan tinggi Indonesia dan di Istanbul Turki untuk bekerja sama dalam tiga aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rektor menambahkan bahwa kerjasama pendidikan melibatkan pertukaran mahasiswa, dosen, atau program bersama antara Unisma Malang dan Perguruan Tinggi di Istanbul Turki. Dalam agama, Indonesia dan Turki punya tradisi agama yang kaya, dan kerjasama dapat mencakup kajian bersama, penyelenggaraan international conference dan seminar bersama.
“Bidang sejarah, bahasa, dan budaya juga berpotensi untuk kolaborasi yang erat. Studi tentang sejarah bersama, bahasa, dan budaya bisa menggali akar budaya dan sejarah yang terkait antara kedua negara,” ujar Rektor Unisma.
Dalam bidang ekonomi dan perbankan Islam, kerjasama dapat melibatkan program studi bersama yang mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten di bidang keuangan syariah, menguji tugas akhir bersama. Hal ini bisa membantu memperkuat sektor ekonomi syariah di kedua negara.
“Kerjasama ini akan memperkaya pengetahuan, mempromosikan pemahaman lintas budaya, dan mendukung pengembangan ekonomi berkelanjutan. Ini membantu menghubungkan masyarakat akademik kedua negara, memfasilitasi pertukaran mahasiswa, dan memajukan kajian tentang Islam dan budaya dalam global,” kata Maskuri mengakhiri. (dan/kun)
BACA JUGA: Unisma Sukses Adakan Turnamen Bola Voli SMA Sederajat Se-Jatim






