Malang (beritajatim.com) – Silaturahmi Nasional (Silatnas) 2023 Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Malang (Ika Unisma) akan digelar dalam waktu dekat, tepatnya pada Sabtu 8 Juli 2023) mendatang. Untuk memantapkan Silatnas, IKA Unisma mengadakan Forum Group Discussion (FGD), Kamis (6/7/2023).
Mohammad Nuruddin, S.Pt., M.P., selaku Ketua IKA-Unisma menuturkan bahwa FGD Unisma menghasilkan sejumlah poin penting. Salah satunya terkait penataan kelembagaan disepakati bahwa mekanisme pemilihan ketua yang baru lewat sistem konvensi.
“Nantinya calon ketua IKA Unisma diambil dari perwakilan alumni masing-masing fakultas yang ada di Unisma. Ada 10 fakultas, maka ada 10 orang yang mencalonkan sebagai ketua IKA,” ujar Gus Din, sapaannya saat diwawancara.
Pihaknya menegaskan bahwa sistem ini berbeda dengan mekanisme pemilihan ketua periode sebelumnya yang menerapkan aklamasi. Dari sistem yang baru diharapkan ada keterwakilan setiap alumni di masing-masing fakultas.

Lebih lanjut Gus Din memaparkan bahwa ketua IKA Unisma nantinya akan dibagi menjadi dua, yaitu ketua umum dan ketua harian. “Ketua umum nanti dibantu ketua harian yang mengoperasionalisasi aktivitas harian IKA Unisma ke depan,” lanjutnya.
Nantinya skema pemilihan pun disesuaikan dengan hasil FGD, memilih ketua umum dan ketua harian. Ketua umum akan bertugas mengurus semua hal baik keanggotaan IKA di fakultas maupun di cabang-cabang IKA yang nantinya akan dibentuk.
BACA JUGA:
Regenerasi Kepemimpinan, IKA Unisma Siap Helat Silatnas 2023
“Ketua harian bertugas untuk input pendataan, menjalin komunikasi dengan alumni di provinsi atau kota di Indonesia. Kemudian juga memastikan sistem aplikasi yang nantinya dipergunakan oleh alumni untuk pemanfaatan program-program dari IKA Unisma,” terang Gus Din.
Melalui sistem ini, kata Gus Din, agar turut memastikan keterwakilan IKA-Alumni untuk nantinya masuk di kepengurusan yayasan Unisma. “Itu berkaitan dengan pemilihan rektor, harus ada alumni yang masuk di kepengurusan yayasan Unisma utamanya dewan pembina. Kalau di perguruan tinggi negeri itu seperti Majelis Wali Amanat,” sambungnya,
Melalui FGD ini juga dilakukan penyusunan langkah strategis IKA Unisma untuk menguatkan kolaborasi entrepreneur pada periode mendatang. Hal tersebut seeuai dengan visi Unisma menuju Entrepreneur University dan menjadi kampus kelas dunia tahun 2027.
BACA JUGA:
Ketum PBNU Apresiasi Kinerja Civitas Akademika Unisma
“IKA Unisma berorientasi pada pemanfaatan alumni untuk mengembangkan sektor usaha di wilayah kampus seperti membuat bengkel reparasi untuk kebutuhan mahasiswa Unisma yang berjumlah sekitar 8 ribu di kampus,”tuturnya.
Dari segi sektor usaha, IKA-Unisma bakal menginvestasikan unit sektor properti. Misalnya propertinya berupa kos-kosan untuk melayani kebutuhan orang tua mahasiswa yang nyaman dan aman.
IKA Unisma pun berkomitmen dalam pemanfaatan beasiswa kepada mahasiswa melalui dana abadi atau trust fund sehingga bisa tepat sasaran. “Nantinya kepengurusan baru IKA Unisma akan mengoperasionalisasi bisa dimobilisasi dari alumni yang saat ini berjumlah sekitar 48 ribu,” bebernya.
Agenda rutin Silatnas diselenggarakan setiap tiga tahun sekali. Silatnas tahun 2023 dikemas dengan sederhana dan penuh makna di Gedung Bundar Unisma. [dan/beq]






