Surabaya (beritajatim.com) – Tepat pada 21 September 2022 film One Piece berjudul Red mulai ditayangkan di seluruh bioskop. Sebagai bentuk apresiasi, salah satu penggemar serial animasi One Piece dengan nama Ammar Yasir, mengadakan syukuran dengan membuat “Warteg Bajak Laut”. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dedikasi atas penayangan film One Piece: Red di Indonesia.
Ammar menjelaskan bahwa “ Warteg Bajak Laut” memperbolehkan warga baik dari kalangan driver ojek online, tukang parkir, hingga seluruh masyarakat makan disana secara gratis.
Sontak kabar ini semakin ramai khususnya pada media sosial Twitter, nampak sudah lebih dari 3.000 kali retweet dan like lebih dari 9.400 oleh pengguna Twitter..
Kisah Munculnya Ide Menarik “ Warteg Bajak Laut “
Sosok Ammar merupakan orang yang mewakili Geekinout ID dalam menggalang dana peluncuran Warteg Bajak Laut pada platform KitaBisa.com. Awal mula munculnya ide Warteg Bajak Laut karena terinspirasi pada salah satu Arc atau babak di One Piece, yaitu Arc Wano.
Ammar mengatakan jika dia teringat atau meneladani sosok Luffy-san dan kru Mugiwara ketika berhasil menyelamatkan Wano dari kelaparan. Selain itu, Ammar menambahkan bahwa wibu tetap bisa membuat kegiatan solidaritas salah satunya dengan berbagi.
Lokasi dari Warteg Bajak Laut ini terletak di Cilandak, Jakarta Selatan. Ammar menyampaikan jika acara pembukaan Warteg Bajak Laut ini diadakan setelah menonton film One Piece: Red. Setelah itu, dia menuju warteg, tempat dia biasa mengisi perut atau energi untuk kembali beraktivitas.
[berita-terkait number=”4″ tag=”unik”]
Awalnya, Ammar menyediakan 100 porsi makanan khusus untuk warga sekitar jalan warteg mulai dari ojol, PKL, petugas kebersihan, pemulung, dan berbagai profesi lainnya. Dari pembelian 100 porsi sudah menghabiskan sebanyak Rp2.000.0000.
Namun, walaupun begitu, Ammar menambahkan bahwa siapa saja boleh mampir dan menyantap makanan di Warteg Bajak Laut tanpa memandang apapun statusnya.
Apalagi orang yang memang membutuhkan makanan bisa datang dan mampir saja jika persediaan masih ada. Sungguh hal menarik untuk warga Cilandak, Jakarta dan sekitar. (PRD/ian)






