Surabaya (beritajatim.com) – Bagi sebagian orang, perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus identik dengan lomba makan kerupuk, tarik tambang, atau balap karung. Namun, suasana berbeda terlihat di Surabaya, ketika 30 lansia memilih cara unik merayakan kemerdekaan dengan yoga.
Bertempat di lantai 16 Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya, tepatnya di Sawala room dengan pemandangan Kota Pahlawan dari ketinggian, para lansia duduk bersila mengikuti arahan coach Bodaz, instruktur yoga berpengalaman di Indonesia. Gerakan demi gerakan dilakukan dengan sederhana agar tetap aman dan nyaman.
“Awalnya saya takut, tapi setelah mencoba ternyata enak, badan jadi lebih rileks dan enjoy,” ujar salah satu peserta, Heri Handini, Senin (25/8/2025).
Acara ini merupakan bagian dari program CSR bertajuk Yoga for Elder yang digagas Fablyme bersama Whiz Luxe Hotel Spazio. “Kami percaya kesehatan sejati bukan cuma soal kulit terawat, tapi juga pikiran yang tenang dan jiwa yang seimbang,” kata Joefanca dari Fablyme.
Menurutnya, yoga bagi lansia bukan sekadar melatih kelenturan tubuh, tetapi juga menjadi sarana menemukan ketenteraman dan kebahagiaan batin.
Selain yoga, para peserta juga mendapatkan goodie bag berisi skincare, voucher pemeriksaan kesehatan, hingga doorprize dari sejumlah mitra. Setelah sesi yoga selesai, para lansia juga menikmati buffet breakfast yang menambah semarak acara.
General Manager Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya, Dodi Wijayanto, mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen sosial hotel. “Kami berkomitmen untuk menjalin hubungan baik dengan masyarakat dan lingkungan sekitar hotel,” ujarnya.
Jika lomba 17-an pada umumnya meninggalkan pegal-pegal, perayaan yoga kemerdekaan ini justru membuat tubuh rileks dan pikiran lebih tenang. Inilah makna merdeka versi para lansia, bukan soal berlari paling cepat membawa karung, melainkan bisa tetap sehat, bahagia, dan bugar di usia senja. [ipl/ian]






