Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali berinovasi dengan memperkenalkan empat unit bisnis mahasiswa. Salah satunya adalah GLOWNESA, sebuah unit bisnis salon kecantikan yang dikelola oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Rias.
Salon GLOWNESA menawarkan berbagai layanan kecantikan, seperti perawatan rambut, creambath, hair care, basic spa, facial, make up, hingga nail art. Unit ini menjadi salah satu bukti nyata kolaborasi antara teori dan praktik yang diterapkan mahasiswa dalam kegiatan akademik mereka.
GLOWNESA bersama tiga unit bisnis lainnya diresmikan pada Minggu, 29 September, sebagai bagian dari rangkaian acara Pekan Teknologi Fakultas Teknik yang berlangsung di Gedung A9 Kampus Ketintang, UNESA. Prof. Suparji, Dekan Fakultas Teknik, memimpin langsung peresmian ini bersama jajaran pimpinan fakultas.
“Program-program ini diharapkan bisa menjadi wadah inovasi dan pengembangan produk buatan kampus,” ungkap Prof. Suparji. Beliau juga menekankan bahwa unit bisnis ini merupakan peluang besar bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman praktis di dunia kerja nyata.
Menurut Gadis, mahasiswi S1 Pendidikan Tata Rias, GLOWNESA adalah bagian dari mata kuliah wajib yang mengharuskan seluruh mahasiswa untuk ikut serta. “Ini semacam pra-magang. Kami semua harus terlibat langsung dalam kegiatan operasional salon,” jelasnya.
Mahasiswa bertanggung jawab penuh atas operasional salon, mulai dari melayani pelanggan hingga mengelola administrasi. Setiap kelompok yang terdiri dari 10 orang diberikan jadwal operasional selama dua minggu, di mana satu minggu untuk pelayanan di salon kampus dan satu minggu lainnya untuk layanan home service.
Salon GLOWNESA berlokasi di dalam kampus UNESA Ketintang, dengan fasilitas yang disediakan kampus seperti wasbak, alat catok, dan peralatan creambath. Namun, mahasiswa juga diminta membawa beberapa alat tambahan untuk kebutuhan tertentu.
Pendapatan dari operasional salon ini dibagi antara mahasiswa dan pihak kampus, di mana 30% keuntungan diberikan kepada Program Studi, sementara 70% sisanya menjadi hak mahasiswa.
Dengan adanya unit bisnis seperti GLOWNESA, UNESA tidak hanya mencetak lulusan berkompeten secara akademis, tetapi juga memberikan bekal keterampilan dan pengalaman wirausaha yang siap digunakan di dunia kerja. [kun]






