Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) getol menjalin kerjasama internasional. Kali ini, Kampus Para Juara tersebut dipercaya untuk mengembangkan model kurikulum sekolah urban.
Unesa dipercaya oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah untuk mengembangkan model kurikulum urban bagi Sekolah Indonesia di Jeddah atau SIJ. Kerja sama ini telah dibahas kedua pihak pada awal Maret 2023 lalu.
“Ada banyak kerjasama yang kami bahas, salah satunya terkait pengembangan kurikulum untuk Sekolah Indonesia Jeddah,” ujar Rektor Unesa Prof Nurhasan, Selasa (19/3/2024).
Cak Hasan mengungkapkan, pihaknya akan mengirim tim ahli untuk merancang kurikulum di SIJ yang lebih sesuai dengan kebutuhan saat ini dan ke depan.
“Pengembangan kurikulum itu penting dilakukan, mengingat perkembangan kemajuan teknologi informasi dan dinamika lingkungan sekolah yang siswanya amat beragam dari berbagai negara,” ujarnya.
Cak Hasan menilai, berbagai tantangan kekinian dan ke depan, baik itu dalam scope internal maupun eksternal berusaha dijawab melalui pengembangan kurikulum.
“Prinsip dalam merancang atau mengembangkan kurikulum itu tidak hanya untuk menjawab apa tantangan sekolah saat ini, tetapi juga menjawab tantangan dan memproyeksikan bagaimana anak didik mengarungi zaman ke depan,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Unesa juga berencana mengirim sejumlah mahasiswa untuk melakukan magang di KJRI dengan tidak hanya melibatkan mahasiswa prodi kependidikan saja. Mahasiswa non-kependidikan juga turut terlibat.
Cak Hasan menjelaskan, nantinya bagi mahasiswa prodi kependidikan bisa menjadi guru pendamping atau mengajar di sana sesuai bidang ilmu yang dipelajarinya.
“Sementara mahasiswa prodi non-kependidikan bisa menjalani magang di kantor KJRI, bisa di bidang administrasi, manajemen, kepenulisan, kehumasan, hingga teknologi informasi,” jelas Cak Hasan.
Adapun mahasiswa yang magang di sana akan diseleksi tiap fakultas dan akan diberi dua pilihan oleh Unesa, yaitu dibiayai penuh oleh kampus atau bersifat subsidi. Jadi ada hal-hal tertentu yang tidak dibiayai oleh kampus.
Magang rencananya akan dimulai pada Agustus 2024 mendatang. Mengingat tingginya peminat program ini, tidak menutup kemungkinan untuk dibuka jalur ketiga atau mandiri. Terlebih salah satu benefit atau keuntungan mahasiswa yang magang di sana ialah bisa umroh gratis.
Mahasiswa itu juga akan didampingi oleh dosen yang tidak hanya sekedar memonitoring kegiatan mereka, tetapi juga sekalian melakukan PKM internasional seperti halnya merancang kurikulum urban. Dengan demikian SDM Unesa bisa terlibat secara keseluruhan dalam kerja sama tersebut. [ipl/ian]






