Tim ini terdiri dari 27 pemain yang berasal dari kalangan mahasiswa Unesa dan tenaga kependidikan. Mereka memiliki target ambisius untuk meraih prestasi di kompetisi Liga 3 Jawa Timur.
Manajer Unesa FC, Sujarwanto, menyatakan bahwa Unesa, sebagai kampus yang unggul di bidang olahraga, ingin membuktikan kualitasnya di level yang lebih tinggi. Dia menyoroti keunggulan SDM Unesa, termasuk atlet, pelatih, pendamping, dan penyelenggara event olahraga yang telah menyumbangkan berbagai medali dan prestasi bagi Indonesia di tingkat dunia.
“Unesa FC diharapkan dapat menjadi sarana untuk membuktikan kembali keunggulan tersebut,” kata Sujarwanto.
Dia menambahkan bahwa dukungan terhadap pengembangan ilmu olahraga, sistem pembinaan atlet-olahraga, dan sarana-prasarana berstandar internasional akan menjadi kekuatan Unesa FC dalam menghadapi persaingan di Liga 3. Keberadaan ekosistem inovasi dan sport science diharapkan dapat memberikan kontribusi positif tidak hanya bagi Unesa FC tetapi juga bagi kampus lain dan dunia sepak bola Indonesia secara keseluruhan.
Unesa FC, sebelumnya hanya sebagai klub silaturahmi antar instansi, sekarang naik ke tingkat kompetisi profesional. Manajemen dan para pemain berharap dapat memberikan hasil yang terbaik pada pertandingan perdana di Jember, dengan tujuan jangka panjang untuk naik ke Liga 2.
Dwi Cahyo Kartiko, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa, menekankan bahwa Unesa FC adalah bentuk komitmen lembaga untuk menunjukkan keunggulan di bidang olahraga. Dia memberi pesan kepada skuad Unesa FC untuk tidak hanya mengandalkan keahlian fisik.
“Tetapi juga mengembangkan strategi dan pikiran yang jernih,” katanya.
BACA JUGA:
Liga 3 Jawa Timur, yang diselenggarakan oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur, diikuti oleh 54 tim yang terbagi dalam 14 grup dengan sistem kompetisi penuh. Unesa FC tergabung dalam Grup H bersama Persid Jember, Pasuruan United, dan Persema Malang. Semua pihak berharap Unesa FC dapat tampil gemilang dan menjadi bagian integral dari dunia sepak bola Indonesia. [way/but]