Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengukuhkan 118 dokter hewan baru pada pelantikan dan pengambilan sumpah di Airlangga Convention Center (ACC) Kampus C Unair, Rabu (1/3/2023).
Dekan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unair, Prof Mirni Lamid mengatakan bahwa pengukuhan ini bukan akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal untuk terlibat langsung dalam pengabdian di masyarakat.
“Perjuangan kalian belum berakhir. Justru ini adalah titik awal. Perjuangan yang sebenarnya adalah saat kalian terjun di masyarakat,” ujar Prof Mirni.
BACA JUGA:
FK Unair Sebut Kematian Ibu Hamil Banyak Karena Pre-Emklasi
Ia berpesan kepada para dokter hewan baru tersebut agar memegang penuh tanggung jawab sebagai tenaga kesehatan, meskipun pendidikan telah usai. Selain itu, juga tetap menjaga kode etik profesi serta menjunjung tinggi rasa kemanusiaan ketika mengabdi di masyarakat.
“Pegang teguh etika profesi yang berlaku di kode etik dokter hewan. Dan, jangan lupa untuk terus menjunjung tinggi rasa kemanusiaan sesuai sumpah yang telah kalian ucapkan. Jadilah jujur, disiplin, profesional, sehingga kelak akan menuai kebaikan dari sekeliling kalian,” pesannya.
BACA JUGA:
Mahasiswa FISIP Unair Raih Prestasi di Kancah Internasional
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Bambang menilai penting bagi para dokter hewan baru untuk memegang teguh etika kedokteran. Sebab, dokter hewan memiliki andil besar dalam menjamin keberlangsungan hidup masyarakat secara keseluruhan.
Oleh sebab itu, dokter hewan yang baru saja dikukuhkan tersebut memiliki tanggung jawab penuh untuk mengabdi dengan mengimplementasikan kode etik profesi setelah terjun di masyarakat. “Setelah sumpah, ada pertanggung jawaban yang harus diemban. Saudara sekalian harus mengimplementasikan kode etik yang telah menjadi sumpah kalian,” tuturnya. [ipl/suf]






