Gresik (beritajatim.com) – Warga Gresik nyaris dipatuk ular kobra. Kejadian tersebut, bermula saat warga yang bernama Yusuf (45) asal Desa Laban Wetan, Kecamatan Menganti, Gresik, dilapori istrinya ada sabuk yang melingkar di belakang kulkas. Saat didekati ternyata ular kobra dengan panjang 1,5 meter.
Kuatir dipatuk ular berbisa itu, Yusuf langsung melaporkan kejadian ini ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik. Setelah ditunggu, tim rescue damkar mendatangi lokasi adanya ular. Butuh waktu cukup lama untuk mengevakuasi binatang melata tersebut.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/ular-piton-3-meter-tiba-tiba-berada-rumah-warga-jati-sidoarjo/
Sewaktu hendak dievakuasi, ular kobra itu sempat mendesis. Namun, setelah berhasil ditangkap ular tersebut dimasukkan ke dalam karung lalu dimasukkan ke kotak. “Istri saya yang pertama kali melihat ada ular kobra dibelakang kulkas. Untung belum dipatuk lalu kami laporkan ke petugas Damkarla Gresik,” ujar Yusuf, Kamis (11/05/2023).
Sementara itu, Kepala Dinas Damkarla Gresik AH. Sinaga menuturkan, ada 8 personel yang dikerahkan untuk mengevakuasi ular kobra yang masuk ke rumah warga. “Setelah kami evakuasi ular kobra itu kami amankan, dan memastikan tidak ada yang lain,” tuturnya.
Sinaga menjelaskan akhir-akhir ini banyak rumah warga yang dimasuki ular. Hal ini dikarenakan juga faktor musimnya ular bertelur. Untuk itu, dirinya menghimbau kepada warga agar tetap berhati-hati dan waspada. “Kalau menemukan ular masuk rumah jangan panik. Saran saya dilokalisir dulu dari tempatnya kemudian langsung melapor ke petugas kami,” paparnya. [dny/kun]






