Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Kristen Petra (UK Petra) hari ini bersama Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) mengelar Indonesia Footwear Creative Competition (IFCC), Selasa (19/3/2019) di Auditorium Gedung Q UK Petra.
BPIPI merupakan satuan kerja di bawah Direktorat Jendral IKMA, Kementerian Perindustrian yang fokus pada pembinaan pengembangan alas kaki di Indonesia. Salah satunya dengan
peningkatan SDM industri alas kaki, peningkatan pengetahuan dan teknologi produk alas kaki, standardisasi produk alas kaki. IFCC pun merupakan bentuk dari manifestasi BPIPI yang bertujuan sebagai media knowledge sharing dan memberikan inspirasi serta wawasan kepada generasi muda agar mampu menangkap peluang dan terus menciptakan karya terbaik. IFCC sendiri diisi oleh 3-in-1 Creative Footwear Competition yaitu Design, Photography & Videography.
Kegiatan ini pun menghadirkan Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Gati Wibawaningsih, dan 3 Pembicara lainnya yaitu, Emil Dardak Wakil Gubernur Jatim, Azrul Ananda Founder DBL, Adityalogy The SNKRS Content Creator and Musician.
[berita-terkait number=”5″ tag=”petra”]
“Mengapa harus design, photography dan videography yang dilombakan melihat kecenderungan, trend, hobi dan perkembangan teknologi yang saat ini dan nanti akan dikuasai dan digunakan oleh generasi muda, maka tiga hal di atas tersebut tidak akan bisa lepas dari karakter anak muda,” ujar Gati Wibawaningsih.
Generasi muda selalu berpikir tentang desain, branding, visualisasi produk maupun service di setiap aktifitas mereka baik secara komersil dan maupun berbasis hobi atau komunitas.
“Dengan IFCC ini BPIPI ingin mengenalkan lebih dekat tentang alas kaki pada generasi muda bahwa alas kaki itu adalah bagian dari mode, bagian dari perkembangan fashion anak muda dan yang terpenting lagi adalah bisa menjadi bagian rencana bisnis yang menjanjikan kedepannya sehingga akan tumbuh pelaku industri kreatif sektor alas kaki lebih banyak,” tambah Gati.
Tahun 2018 pencapaian IFCC menunjukkan keikutsertaan peserta yang sangat aktif. Dari 3 kategori utama IFCC yaitu Desain, Fotografi dan Videografi total terdapat 689 karya untuk semua kategori. Minat peserta yang sangat tinggi pada IFCC menunjukkan ketertarikan awal peserta, dimana 70 persen lebih diikuti oleh siswa/mahasiswa sedangkan sisanya dari masyarakat umum.
Harapannya dalam jangka panjang, ketertarikan peserta kepada desain, fotografi dan videografi memberikan peluang hobby dan inspirasi baru untuk lebih mendalami dan menekuni bisnis alas kaki. Dengan semangat untuk terus melakukan perbaikan pada tahun 2019, IFCC ingin memperkuat branding kegiatan ini sebagaibarometer utama kompetisi kreatif nasional berbasis industri.[adg/kun]






