Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menerima 601 calon mahasiswa baru pada jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN) 2023. Program Studi Ekonomi Syariah paling diminati dengan total 2.529 pendaftar.
Koordinator Bidang Akademik UINSA Abdullah Rofiq Mas’ud menjelaskan, kuota 601 pada jalur SPAN PTKIN dijaring dari total 14.262 peminat. Jumlah ini mengisi total 20 persen kuota SPAN PTKIN Tahun 2023. Sisanya akan diisi melalui jalur UM-PTKIN sebesar 50 persen dan 30 persen dari jalur Mandiri.
Ia menyebut, tingkat keketatan prodi pada Jalur SPAN-PTKIN 2023 mencapai 1:24. Namun, tahun ini UINSA mengalami penurunan. Tahun 2022 lalu, total peminat UINSA jalur SPAN PTKIN mencapai 15.279 dan diterima sebanyak 743.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/mahasiswa-hi-ub-torehkan-prestasi-di-ntu-singapura/
“Peminat UINSA masih didominasi maba dari Provinsi Jawa Timur. Tiga wilayah tertinggi jumlah maba jalur SPAN PTKIN 2023 yakni Sidoarjo, Jombang, dan Gresik,” ujar Abdullah Rofiq, Kamis (6/4/2023).
Ia mengimbau, bagi camaba segera melakukan registrasi dan pemberkasan penentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Di UINSA, masa registrasi camaba jalur SPAN PTKIN dimulai 6-14 April 2023 dengan mengunggah kelengkapan dokumen di laman pmb.uinsby.ac.id/login
Setelah itu, akan dilakukan proses verifikasi untuk menentukan nilai UKT. Selanjutnya, penetapan UKT diumumkan pada 26 April 2023. Kemudian, camaba dapat melakukan pembayaran UKT pda tanggal 26 April-5 Mei 2023.
“UKT yang dibayarkan tidak bisa ditarik kembali. Bagi camaba yang tidak melakukan pembayaran UKT pada waktu yang telah ditetapkan, dinyatakan mengundurkan diri,” katanya.
Abdullah menekankan, kendati pihaknya tidak melakukan blacklist karena camaba tidak melanjutkan daftar ulang, namun itu akan berdampak pada scoring sekolah yang bersangkutan pada proses pendaftaran jalur serupa di tahun mendatang. [ipl/kun]






