Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki Malang) meraih akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Capaian ini berlaku sejak 27 Juni 2023 hingga dengan 9 April 2024.
Akreditasi Unggul merupakan capaian yang saat ini sedang menjadi target seluruh perguruan tinggi di Indonesia, baik swasta maupun negeri. Berkat predikat ini, UIN Malang menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) kedua yang meraih titel Unggul dari BAN PT setelah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Dr. H. Barnoto M.Pd.I., selaku Kepala Biro Administrasi, Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK) UIN Maliki Malang memandang bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras bersama. Selama ini berbagai pihak telah saling menguatkan
“Ini merupakan hasil dari kerja keras kita bersama, dengan semua komponen yang ada di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang saling bersinergi dan menguatkan,” kata Barnoto saat apel, Senin (3/7/2023) di halaman gedung Rektorat UIN Malang.
Kabiro akademik ini menyatakan bahwa proses mendapat akreditasi unggul perlu kerja keras untuk memperkuat budaya kerja dan akademik yang baik. Termasuk diantaranya adalah penguatan program studi di UIN Maliki Malang.
“Akreditasi unggul ini institusi dinilai secara keseluruhan. Jadi, UIN Maliki Malang secara keseluruhan telah memperoleh pengakuan unggul,” tuturnya.
Saat ini tidak banyak PTKIN di Indonesia yang meraih predikat unggul BAN PT. Bahkan hanya ada dua PTKIN yang secara lembaga memperoleh akreditasi unggul, pertama UIN Yogyakarta dan kedua baru UIN Maliki Malang.
“Hanya dua institusi ini yang memperoleh akreditasi unggul, dan tentu pencapaian ini perlu kerja keras dari masing-masing institusi,” ujar H Barnoto.
Akreditasi unggul merupakan akreditasi tertinggi BAN-PT dengan skor minimal yang ditetapkan untuk unggul adalah 361. Hal itu harus terus dipertahankan dan tidak boleh dilepaskan dari institusi ini.
BACA JUGA:
Rektor UIN Malang: Belajar Teladani Nabi Ibrahim dari Ibadah Kurban
“Raihan akreditasi unggul bukanlah hal yang mudah, dan hal ini selalu dikampanyekan oleh pimpinan. Dengan bereputasi unggul yang diakui secara internasional, berarti UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sudah mencapai tujuan itu,” sambungnya
Dia berharap ke depan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sesuai dengan visinya untuk menjadi institusi unggul dengan reputasi internasional. Upaya untuk mencapai reputasi internasional ini perlu doa sekaligus perjuangan seimbang. “Semoga tahap selanjutnya dalam meraih reputasi internasional dapat segera tercapai,” kata Barnoto mengakhiri. [dan/but]






