Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) menjadi rujukan kampus lain dalam hal transformasi lembaga. Kali ini, UIN Malang menerima kunjungan dari Provinsi Jawa Tengah, yaitu Institut Agama Islam Negeri Kudus(IAIN Kudus).
Rombongan tamu berjumlah 10 orang itu langsung dipimpin langsung oleh Rektor IAIN Kudus, Prof Dr Abdurrohman Kasdi, Lc MSi. Para tamu disambut langsung oleh Rektor UIN Malang beserta jajaran bertempat di ruang Rektor, lantai 1, Gedung DR (HC) Ir, Soekarno.
Dalam sambutan, Prof. Abdurrahman sapaan akrab rektor IAIN Kudus, menyampaikan bahwa selain bersilaturahmi tujuan utama kehadiran dirinya bersama rombongan untuk share dan diskusi terkait pengalaman dan wawasan kampus UIN dalam pengembangan status lembaga dan pengelolaan BLU-nya.
“Selain itu kunjungan ini juga dalam rangka benchmarking terkait transformasi status lembaga dari IAIN menuju ke UIN Kudus,” kata Rektor IAIN Kudus.
Merespon hal itu, Rektor UIN Maliki Malang, Prof. M. Zainuddin, MA menyambut dengan ramah dan terbuka. “Selamat datang di kampus kami ini, dan sungguh bahagia bisa menerima hadirnya bapak ibu semua dari IAIN Kudus,” katanya.
Selanjutnya, Prof. Zain sapaannya mengawali tanggapannya dengan menjelaskan informasi umum berkaitan dengan kampus yang sedang dipimpinnya saat ini. Kemudian pemaparan dilanjutkan dengan best practices dari bidang AUPK disampaikan oleh Wakil Rektor (WR II) UIN Maliki Malang, Dr Hj Ilfi Nurdiana, MSi. yang intinya menyampaikan tentang anggaran dan tata kelola aset untuk lembaga.
[berita-terkait number=”4″ tag=”UIN-Maliki-Malang”]
Dilanjutkan penyampaian dari wakil rektor (WR IV) bidang kerja sama dan pengembang kelembagaan, Dr. H. Isroqunnajah,MAg yang menjelaskan terkait berbagai bentuk dan bukti kerja sama lembaga dengan berbagai instansi.
“Intinya, disini kami tidak hanya ingin memberi tetapi bagaimana kita juga bisa saling menerima utamanya pada hal yang bermanfaat,” kata Isroqunnajah.
Terakhir, sebelum tim tamu rombongan berinteraksi menemui setiap unit yang bersangkutan, Kabiro AUPK UIN Maliki Malang, Dr. Ahmad Hidayatullah,M.Pd menambahkan terkait kekurangan dan kelebihan satuan kerja BLU dan juga pengelolaan aset di ranah bisnis.
“Itu semua sebenarnya, dilakukan demi berupaya bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, utamanya para mahasiswa dalam mempermudah akses pendidikan yang berjalan di UIN Maliki Malang,” jelas Dr Ahmad Hidayatullah. [dan/but]






