Malang (beritajatim.com) – Pembelajaran daring bukan hanya bisa dilakukan melalui Zoom atau WhatsApp Group saja. Ada banyak platform lain yang dapat digunakan untuk belajar secara daring. Membahas hal tersebut Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) mengadakan workshop strategi dan media pembelajaran berbasis Informasi Teknologi (IT).
Acara tersebut diadakan dibawah nangunam Pusat Pengembangan Bahasa UIN Malang berkaitan tentang Program Khusus Perkuliahan Bahasa Arab (PKPBA). Kepala Pusat Pengembangan Bahasa, Prof Dr H M Abdul Hamid, MA menjelaskan, workshop tersebut penting bagi seluruh pengajar bahasa arab di lingkungan UIN.
Menurutnya pembelajaran daring tidak boleh stagnan. Harus ada kreasi dan inovasi, terutama dalam pembelajaran bahasa Arab. “Agar proses perkuliahan Bahasa Arab secara online lebih kreatif sehingga tidak hanya pakai zoom dan whatsapp group saja,” ujarnya saat dihubungi beritajatim.com.
Acara yang berlangsung pada Rabu (15/2/2023) kemarin bertempat di Aula lantai 3,Gedung Rektorat, DR (HC) Soekarno. Dikatakannya, workshop ini untuk mendukung penuh agar pembelajaran berjalan dan mencapai tujuan maksimal.

“Diadakan workshop pembelajaran berbasis IT itu untuk mendukung penuh dan mencapai hasil maksimal. Maka dari itu kami, penyelenggara PKPBA menghadirkan seorang pakar yang handal dan berkompeten,” sambungnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”uin-malang”]
Pemateri pada kegiatan tersebut Dr Eric Kunto Aribowo, SS, MA memberikan wawasan seputar aplikasi pendidikan. Aplikasi tersebut yang diharapkan menjadi alat pembelajaran bahasa Arab di UIN Malang.
Sebagai informasi, Dr Eric Kunto merupakan dosen senior di Universitas Widya Dharma, Klaten. Saat ini, Dr Eric Kunto menjadi ambassador aplikasi pendidikan yang meliputi Fightshare, Genially, Kahoot!, dan Wakelet. [dan/but]






