Malang (beritajatim.com) – Universitas Brawijaya (UB) kembali mengadakan kegiatan Bincang dan Obrolan Santai (BONSAI) bersama pakar. Kegiatan pada Kamis (4/4/2024) di ruang jamuan lantai VI gedung Rektorat ini membahas tentang ‘Persiapan UB Menghadapi UTBK-SNBT 2024’.
Prof. Dr. Ir. Imam Santoso sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik mengakui UB sudah matang dan siap melaksanakan UTBK. Persiapan meliputi perangkat komputer, ruangan, dan kapasitas yang tersedia untuk proses pendaftaran calon mahasiswa jalur SNBT.
“UB bakal sediakan sebanyak 62 ruang yang tersebar di 16 Lokasi. Kami menggunakan laboratorium komputer baik di rektorat maupun fakultas di kampus utama atau jalan Veteran,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru UB tersebut.
UB juga telah menyediakan komputer sebanyak 1.580 dan 226 cadangan sesuai spesifikasi yang disyaratkan dari Panitia Pusat UTBK. Sementara dari segi keamanan UB mengirimkan surat ke PLN untuk tidak memadamkan listrik selama pelaksanaan UTBK
“Kami melibatkan tim yang bertugas mengawal jaringan tersebut. Setiap lokasi ada genset yang standby apabila ada pemadaman atau gangguan mendadak. Jaringan Internet di dalam kampus dioptimalkan tidak ada kendala juga tersedianya server untuk lokasi yang sudah dikondisikan,” ungkap Prof Imam.
Berdasarkan keddua kondisi faktor keamanan itu dipastikan pelaksanaan UTBK di UB dapat berjalan dengan baik dan lancar. Demi memperlancar jalannya UTBK, UB juga melibatkan 644 pengawas yang bertugas secara bergantian selama tujuh hari.
“Selain itu ada juga petugas pelaksana UTBK di UB dengan total sebanyak 899 orang,” jelas mantan Dekan FTP tersebut.
Sebanyak 899 petugas pelaksana tersebut terdiri atas teknisi ruang 65 orang perhari yang terdiri dari petugas admin server lima orang per hari. Petugas Admin TI 16 orang per hari, petugas penanggung jawab lokasi 16 orang per hari, petugas penanggung Jawab TI Lokasi 16 orang per hari.
“Ada juga petugas Teknisi Listrik 16 orang per hari, petugas keamanan dan metal detektor 31 orang per hari, petugas pembantu pelaksana seluruh ruang 70 orang per hari,” jelasnya menutup. [dan/beq]






