Mojokerto (beritajatim.com) – Satsabhara Polresta Mojokerto mengamankan dua unit mobil berisi uang kertas baru dengan total nominal Rp5 miliar. Dua mobil tersebut berhenti di dekat Exit Gate Tol Mojokerto Barat, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.
Sayangnya, uang tersebut hanya tinggal sebanyak Rp3,73 miliar. Sedangkan sisanya sebanyak Rp1,27 miliar sudah dijual di wilayah Nganjuk dan Jombang.
Uang baru dalam pecahan Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000 serta Rp20.000 diamankan dari enam orang. Menurut keterangan enam orang tersebut, uang baru tersebut milik JE (29) warga Sidoarjo.
Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Riski Santoso, mengatakan uang baru tersebut diambil dari Batang sekitar Rp5 miliar. Namun, sekitar Rp1,27 miliar sudah dijual di Jombang dan Nganjuk sehingga saat diamankan Satreskrim Polresta Mojokerto tinggal Rp3,73 miliar.
“Rp1,27 milyar sudah dijual di wilayah Nganjuk dan Jombang. Dari pengajuan, pemilik sudah berbisnis penukaran uang baru jelang Lebaran sejak 4 tahun lalu atau sejak 2019. Jadi terduga pelaku yang kami amankan kemungkinan besar adalah pengepul besar,” ungkap Riski, Jumat (22/4/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”Jasa-Penukaran-Uang”]
Pemilik kemudian menjual atau disebarkan ke penukaran uang kecil di pinggir jalan. Selain mengamankan uang senilai Rp3,37 miliar, petugas juga memeriksa enam orang dan mengamankan dua mobil yang membawa uang baru tersebut. Daihatsu Grand Max nopol D 8348 EY warna putih dan Mitsubishi Pajero Sport nopol S 1210 XE.
Sebelumnya, anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota mengamankan dua mobil jenis Daihatsu Grandmax dan Mitsubhisi Pajero saat berhenti di dekat exit Gerbang Tol Mojokerto Barat (Mobar), Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Dari kedua kendaraan tengah bertransaksi uang baru senilai Rp5 milyar.
Penangkapan bermula dari patroli rutin yang digelar anggota Satsabhara Polresta Mojokerto. Petugas mencurigai keberadaan Grand Max nopol D 8348 EY warna putih yang berhenti jalan gelap di exit Gerbang Tol Mobar pada, Jumat (8/4/2022) sekitar pukul 01.00 WIB. Petugas yang curiga mendatangi kedua kendaraan tersebut.
Saat dilakukan pengecekan, ada lima orang dari dua mobil tersebut sedang mengangkat plastik warna putih berisi uang baru. Tumpukan uang baru senilai Rp5 miliar ada di dalam mobil yang dikendarai JE (29) warga Sidoarjo bersama empat kawannya. Selain kelimanya, terdapat pula seorang pengemudi mobil Mitsubishi Pajero Sport nopol S 1210 XE.
Petugas kemudian mengamankan lima orang beserta uang senilai Rp5 milyar yang masih bersegel Bank Indonesia lantaran diduga telah menyalahi Standart Operating Procedure (SOP) penukaran uang baru. Uang baru tersebut dalam bentuk pencahan Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000 serta Rp20.000. [tin/beq]






