Lumajang (beritajatim.com) – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menjadikan Kabupaten Lumajang sebagai lokasi penutup rangkaian pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Jawa Timur pada Jumat (12/6/2026). Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menyebut momentum penutupan konsolidasi ini sengaja diselaraskan dengan semangat aksi nyata pada peringatan Bulan Bung Karno.
“Bulan Bung Karno mengingatkan kita bahwa cinta tanah air harus diwujudkan dalam kerja nyata. Menjaga lingkungan, memperkuat gotong royong, merawat persatuan, dan hadir membantu masyarakat merupakan bentuk pengabdian yang paling sederhana namun paling bermakna,” ujar Deni.
Dalam kunjungan tersebut, jajaran pengurus partai tidak hanya menggelar agenda politik, tetapi juga mengadakan penanaman pohon, doa bersama, serta membagikan 56 tumpeng kepada masyarakat. Kegiatan kultural ini dirancang secara khusus untuk meneruskan teladan Sang Proklamator dalam merawat kebersamaan di akar rumput.
“Bung Karno selalu berbicara tentang Indonesia yang berdiri di atas semangat persatuan dan gotong royong. Karena itu, kami ingin Bulan Bung Karno dirayakan dengan kegiatan yang dekat dengan rakyat, menyentuh kehidupan sehari-hari, dan mengingatkan bahwa kecintaan kepada Indonesia harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” katanya.
Sebelumnya, rombongan pengurus daerah partai tersebut juga bersilaturahmi dengan Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma di Pendopo Arya Wiraraja pada Kamis (11/6/2026). Pertemuan strategis dengan jajaran pemerintah daerah ini ditujukan untuk membangun kolaborasi jangka panjang terkait isu penguatan ekonomi rakyat dan ketahanan pangan.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Ibu Bupati, Bapak Wakil Bupati, dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lumajang atas komitmennya dalam membangun daerah. Sinergi seluruh elemen bangsa sangat diperlukan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan sekaligus menjaga keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Pemilihan Lumajang sebagai lokasi penutup tidak lepas dari potensi wilayahnya yang terletak di kaki Gunung Semeru dengan kawasan hutan dan sumber air melimpah. Partai berlambang banteng moncong putih ini memandang bahwa kelestarian ekologi di daerah tersebut memegang peran vital bagi keberlanjutan hidup masyarakat Jawa Timur secara keseluruhan.
“Menjaga alam sesungguhnya adalah menjaga masa depan. Hutan yang lestari, sumber air yang terpelihara, dan lingkungan yang sehat akan menjadi warisan berharga bagi generasi yang akan datang. Semangat itulah yang ingin kami hadirkan melalui kegiatan di Lumajang,” katanya.
Dengan selesainya pelantikan seluruh pengurus ranting di Kabupaten Lumajang, proses restrukturisasi partai tingkat kecamatan di seluruh Jawa Timur kini resmi dinyatakan rampung. Konsolidasi masif organisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengabdian para kader struktural saat harus turun melayani masyarakat.
“Pelantikan PAC bukan sekadar agenda organisasi. Ini adalah peneguhan komitmen kader untuk terus hadir di tengah rakyat, mendengar aspirasi mereka, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegas Deni.
Melalui keseluruhan rangkaian acara penutup tersebut, Kabupaten Lumajang diharapkan menjadi tonggak simbolis bagi perwujudan politik kebangsaan yang selalu berpihak pada kesejahteraan rakyat. Nilai-nilai pelestarian lingkungan dan gotong royong ini akan terus digaungkan sebagai komitmen bersama demi menjaga harmoni kehidupan berbangsa.
“Mencintai Indonesia berarti mencintai rakyatnya, menjaga alamnya, dan merawat persatuannya. Itulah semangat yang ingin kami bawa dari Lumajang pada Bulan Bung Karno tahun ini,” pungkas Deni Wicaksono. [asg/suf]






