Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya memilih kembali berlatih bersama, pasca laga tunda melawan PSIS Semarang, karena faktor keamanan.
Mustaqim, asisten pelatih Persebaya Surabaya mengatakan para pemain kembali berlatih bersama untuk persiapan laga berikutnya melawan PSS Sleman, Senin (13/2/2023) mendatang.
“Kemarin sudah dua hari tidak latihan karena tidak jadi berangkat ke Semarang jadi kami latihan lagi meningkatkan lagi kondisi fisik mereka supaya pertandingan yang akan datang pemain dalam kondisi yang bagus,”ungkap Mustaqim, Selasa (7/2/2023).
Lebih lanjut dikatakan mantan asisten Persija Jakarta ini, ditundanya laga melawan PSIS Semarang ini tentu membuat rasa kecewa. Pasalnya tim Persebaya sudah mempersiapkan semua hal termasuk taktik dan strategi pertandingan.
“Iya kita sudah persiapan tiba-tiba tidak jadi tanding kecewa sebenarnya tapi ya kita tidak bisa berbuat apa-apa kalau itu sudah ketentuan. Sekali lagi kewajiban sebagai pemain ketika ada penundaan tapi mereka tetap harus sudah siap untuk bermain,’imbuh Mustaqim.
[berita-terkait number=”” tag3=”persebaya-surabaya”]
Diberitakan sebelumnya pada pekan ke 23, PSIS Semarang dipastikan gagal menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Jatidiri, Semarang.
Bukan tanpa alasan, faktor perijinan menjadi kendala kedua tim ini harus menunda pertandingan yang akan digelar, Rabu (8/2/2023).
Menurut Panita Pelaksana PSIS Semarang mengatakan pihaknya sudah mengajukan surat perizinan kepada pihak kepolisian, namun sayangnya tidak mengeluarkan surat tersebut untuk digelarnya pertandingan tersebut.
“Pertandingan PSIS menghadapi Persebaya yang seharusnya digelar Rabu ditunda karena terkait dengan keamanan, ” ungkap Ketua Panpel PSIS Semarang, Danur Rispriyanto. (way/ted)






