Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya memetik hasil mengecewakan ketika berhadapan dengan Persija Jakarta pada Rabu (6/4) malam. Klub berjuluk Bajul Ijo itu tumbang dengan skor tipis 0-1. Terlepas dari kekalahan itu, aksi hebat Bonek membuat pendukung setia Persebaya itu layak diacungi jempol.
Rivalitas Persebaya dan Persija memang sudah mengakar. Pun demikian dengan pendukung kedua klub, Bonek dan The Jak. Ditambah lagi Bonek berkongsi dengan suporter Persib, Viking dan Bobotoh, yang selama ini jadi rival The Jak. Sedangkan The Jak bergandengan tangan dengan Aremania, rival Bonek.
Akan tetapi, pemandangan di Stadion Gelora Joko Samudro di Gresik pada Rabu malam, sangat jauh dari kesan negatif itu. Atmosfer pertandingan begitu teduh. Bonek seakan tidak memiliki waktu untuk menghujat Persija. Mereka lebih memilih mencurahkan seluruh tenaga untuk mendukung Persebaya.
Memang, hasil akhir tidak sesuai harapan. Persebaya yang sedang pincang, akhirnya tumbang oleh gol tunggal Witan Sulaeman. Ini adalah kemenangan pertama Persija atas Persebaya sejak 2018 silam.
https://beritajatim.com/olahraga/bonek-surabaya-sambut-the-jakmania-dengan-hangat/
Bagaimana reaksi Bonek? Tidak ada aksi turun ke lapangan yang berujung penembakan gas air mata oleh aparat keamanan. Tim Persija dapat meninggalkan Stadion Gelora Joko Samudro dengan aman dan nyaman. Bonek pun pulang dengan tertib, meski sedang sumpek lantaran Persebaya gagal menang di laga ini.
Sikap hebat dan atmosfer hangat yang digelorakan oleh Bonek dalam big match ini diakui oleh kapten tim Persija, Andritany Ardhiyasa. Menurut kiper utama tim berjuluk Macan Kemayoran itu, kemenangan atas Persebaya hanya secuil kebahagiaan yang didapatkan timnya malam Rabu malam.
“Selain itu ada silaturahmi persaudaraan Persija dan Persebaya serta Bonek dan the Jakmania. Kami dikawal oleh Bonek. Itu sebuah hal luar biasa,” kata Andritany dalam laman resmi klub.
https://beritajatim.com/olahraga/kapolrestabes-surabaya-nilai-tret-tet-tet-bonek-sebagai-tradisi-positif/
Sambutan hangat Bonek terhadap Persija terjadi sejak sehari sebelum pertandingan. Bonek turut mengawal bus Persija dari hotel ke Stadion Gelora Joko Samudro untuk menjalani official training. Bonek juga menyambut hangat The Jak yang tiba di Stadion Pasar Turi, Surabaya dan hendak mendukung Persija di Gresik.
Sementara itu, kekalahan atas Persija membuat Persebaya tertahan di peringkat kedelapan di klasemen Liga 2022/2023. Tim kebanggan Bonek itu mengoleksi 45 poin dari 31 pertandingan.
Alwi Slamat dan kawan-kawan masih menyisakan tiga laga musim ini. Persebaya akan away melawan Persis Solo pada Sabtu (8/4) malam. Kemudian menjamu Arema FC pada Selasa (11/4). Dewa United akan menjadi lawan terakhir Persebaya musim ini. Laga ini berlangsung pada Sabtu (15/4) mendatang. (sya/but)






