Bojonegoro (beritajatim.com) – Sejumlah kuli bangunan yang sedang melakukan perbaikan rumah di Jalan Pattimura, Perumahan Pondok Asri, Kelurahan Ledok Kulon, Kabupaten Bojonegoro digegerkan dengan adanya seorang tukang becak yang meninggal dunia.
Lelaki berperawakan tinggi besar itu diketahui tewas di tepi jalan kampung dengan posisi becak terguling di sampingnya. Kejadian itu diketahui sekitar pukul 10.15 WIB, Jumat (1/11/2019). Warga yang mengetahuinya kemudian langsung melaporkan kepada petugas puskesmas terdekat.
Salah seorang petugas puskesmas, Mahrus kemudian mendatangi lokasi. Bersama dengan petugas kepolisian jasad tukang becak tersebut kemudian dievakuasi ke RSUD Bojonegoro untuk di visum. “Tidak ada yang kenal dan korban juga tidak membawa tanda pengenal,” ujar Mahrus.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tewas”]
Dalam sakunya petugas menemukan sebuah handphone Nokia dan sejumlah uang. Di dalam laci becaknya, saat diperiksa petugas kepolisian juga tidak ditemukan tanda pengenal. Laci tersebut hanya berisi beberapa nasi bungkus.
“Sudah saya coba hubungi beberapa nomor yang ada di handphonenya tapi tidak ada yang menjawab,” lanjut Mahrus.
Kini jasad tukang becak tersebut masih di kamar jenazah RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Sementara, pihak kepolisian yang berada di lokasi tidak ada yang bersedia memberikan komentarnya. Petugas juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
Sehingga belum diketahui pasti penyebab meninggalnya tukang becak tersebut. Petugas kini masih menunggu ahli waris untuk menjemput jasad korban. [lus/but]






