Tuban (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban bakal membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Singgahan dan Kecamatan Jatirogo. Program ini menelan anggaran hingga Rp7 miliar.
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyampaikan, pembangunan RTH tersebut ditujukan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam .
“Kepekaan kita menjadi kunci bagaimana kita bisa hidup berdampingan dengan alam,” ucap Lindra.
Dua RTH tersebut, kata Lindra, sama-sama memiliki area pentas cukup luas, area olahraga seperti lapangan voli dan basket. Dengan fasilitas tersebut, RTH diharapkan dapat berfungsi juga sebagai ruang publik untuk berekspresi, berinteraksi, berolahraga, dan memunculkan berbagai ide kreatif dari masyarakat.
“Bisa dijadikan tempat pengajian, diskusi, olahraga, dan sebagainya,” terang dia.
Ia berharap keberadaan RTH tersebut berimbas pada munculnya ekonomi baru, serta menumbuhkan atau meningkatkan perekonomian bagi masyarakat setempat. Ke depan, ia akan terus mengembangkan RTH di beberapa Kecamatan.
“Targetnya satu kecamatan memiliki satu RTH. Sehingga, dampak panjangnya akan muncul ekonomi baru,” imbuhya.
Sementara itu, Pemkab Tuban akan terus berupaya menampung semua masukan dari masyarakat, sebab nantinya akan dibangun sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat sekitar.
Oleh karenanya, Mas Lindra berharap, masyarakat dapat menjaga fasilitas publik tersebut dengan baik, dengan tidak melakukan perusakan, vandalism, dan membuang sampah pada tempatnya.
“Mari dijaga bersama, ini dibangun dari uang masyarakat, untuk masyarakat, jadi harus dirawat,” tambahnya.
Kemudian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) juga mengungkapkan, keberadaan RTH sangat penting, sebab berpengaruh pada Indeks Kualitas Lingkungan Hidup, dimana daerah harus memiliki cakupan lahan terbuka, dengan ditanami tanaman tegak tahunan.
Adapun RTH Singgahan dan Jatirogo berdiri di lahan seluas 2 hektar. Pembangunan dua RTH ini menelan dana APBD sebesar Rp7 miliar.
Untuk itu, Bambang mengingatkan agar masyarakat dapat memanfaatkan ruang publik ini dengan maksimal.
“Mari kita manfaatkan, kita jaga, dan rawat,” tutup Bambang. [ayu/beq]






