Blitar (beritajatim.com) – Truk trailer bermuatan semen terjun ke sungai di jalur Malang-Blitar tepatnya di jalan raya Kesamben Kabupaten Blitar. Dalam peristiwa ini sopir truk Devis Eko Wahyu listyo dan adiknya yang masih berusia 11 tahun terjepit di kabin truk.
“Benar ada sekira pukul 12 siang ada truk bermuatan semen terjun ke sungai di kecamatan Kesamben yang merupakan jalur Malang-Blitar,” kata AKP Suhartono, Kapolsek Kesamben, Kamis (23/02/23).
Peristiwa tersebut bermula saat truk bermuatan semen tersebut melaju dari arah Malang menuju Kabupaten Blitar. Setibanya di lokasi tiba-tiba pengereman truk trailer tersebut tidak berfungsi.
Hingga akhirnya sang sopir Devis Eko Wahyu listyo yang berasal dari Kromengan Kabupaten Malang memilih untuk membanting kemudian ke arah kanan. Akibatnya truk bermuatan puluhan semen tersebut terjun ke dalam Sungai sedalam lebih dari 10 meter.
Sang sopir Devis Eko Wahyu listyo tidak sempat menyelamatkan diri hingga dirinya dan adiknya terjepit di bagian kabin.
“Jadi peristiwa itu bermula saat truk melaju dari arah Malang setibanya di turunan ke timur pom Kesamben tiba-tiba krim blong dan sopir memilih untuk membanting kemudian ke arah kanan hingga akhirnya terjun ke sungai,” jelasnya.
Sopir truk dan adiknya terjepit di bagian kabin selama lebih dari 3 jam. Proses evakuasi terhadap sopir dan adiknya tersebut berjalan dramatis.
Pihak kepolisian Harus menerjunkan satu alat berat untuk mengevakuasi truk beserta penumpangnya. Devis Eko Wahyu listyo akhirnya bisa dievakuasi dari kabin truk dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.
[berita-terkait number=”3″ tag=”kecelakaan-blitar”]
Devis Eko Wahyu Listyo dan adiknya mengalami luka cukup parah setelah terjepit di bagian kemudi.
“Sopir truk sudah bisa dievakuasi dan kondisinya luka parah sehingga dibawa ke rumah sakit sementara saat ini proses evokasi masih dilakukan terhadap adiknya yang terjepit di bagian kabin,” papar Kapolsek Kesamben.
Akses jalan Malang Blitar pun terganggu akibat kecelakaan tersebut. Masyarakat yang ingin melihat peristiwa kecelakaan tersebut pun memadati ruas jalan raya Kesamben Blitar.
Sementara proses evakuasi kendaraan hingga kini masih terus dilakukan. Pihak kepolisian dibantu dengan warga setempat berusaha mengevakuasi truk yang terjun ke dalam Sungai sedalam 10 meter.
“Saat ini proses evakuasi masih terus berjalan dan mengerahkan suatu alat berat semoga segera bisa teratasi,” ungkapnya.
Kini kasus kecelakaan tunggal tersebut Tengah ditangani oleh Satlantas Polres Blitar. Sementara kedua korban Tengah dilakukan perawatan di rumah sakit terdekat. (owi/ted)






