Sidoarjo (beritajatim.com) – Sebuah Truk Box Hino nopol AG 8519 UB milik perusahaan ekpedisi PT BAJ bermuatan kertas karton yang disopiri oleh Budi Mulyadi (40) warga Purwakarta, Jawa Barat, dilaporkan hilang.
Aditia Sugiarto, perwakilan PT. BAJ menceritakan awal mula peristiwa hilangnya truk box milik perusahaan ekspedisi tersebut. Perusahaannya mendapatkan order untuk mengangkut kertas karton dari PT Tjiwi Kimia di Kecamatan Tarik, untuk dikirim ke PT Tjiwi Kimia yang berada di Probolinggo.
“Kamis tanggal 16 Febuari 2023, truk berangkat dengan sopir Budi,” ucapnya, Selasa (21/2/2023).
Kamis, siang sekitar pukul 11.30 WIB, lanjut dia, sinyal GPS yang terpasang di truk tidak bergerak. Dan sinyal GPS tersebut terpantau berada di dekat SPBU Raci Pasuruan. “Karena sinyal GPS tak bergerak, sopir langsung kami hubungi dan alasannya adalah GPS dalam posisi rusak. Sopir saya suruh cari bengkel terdekat untuk diperbaiki,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pencurian-sidoarjo”]
Aditia menambahkan, Kamis sore sekitar pukul 17.00 WIB, berdasarkan perkiraan seharusnya truk sudah sampai di tempat tujuan yakni Probolinggo. Namun sopir Budi serta truknya belum ada kabar. “Sopir saya telpon HP-nya, tidak aktif,” ungkapnya.
Pada hari berikutnya dirinya berusaha mencari keberadaan truk tersebut. Ia kroscek posisi sinyal terakhir truk berada di dekat SPBU Raci Pasuruan.
“Kami mendapatkan rekaman CCTV, truk yang hilang itu, berdekatan dengan mobil Ertiga. Setelah beberapa kami cari, namun tetap tak membuahkan hasil, akhirnya kami melaporkan hilangnya truk tersebut ke Polsek Tarik,” ungkap Aditia.
Sementara itu Kanitreskrim Polsek Tarik Iptu Rohman membenarkan laporan tersebut. Dugaan sementara adalah truk tersebut digelapkan, karena sopir juga tidak ada kabar. “Dugaan sementara truk digelapkan oleh sopir, dari perkara tersebut kami sudah memeriksa beberapa saksi,” tegasnya. [isa/suf]






