Bangkalan (beritajatim.com) – Seorang perempuan nenek lanjut usia (lansia) berinisial M (75), warga Kampung Demangan, Desa/Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, ditemukan tewas dalam kondisi hangus terbakar setelah rumahnya dilalap si jago merah.
Kapolsek Kamal, Iptu Pariadi, mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kebakaran diduga dipicu oleh lampu minyak yang digunakan korban sebagai penerangan di dalam rumah.
“Dugaan sementara akibat lampu minyak atau lampu templek itu. Karena di rumah korban tidak teraliri listrik. Selain itu, rumahnya juga terbuat dari kayu,” ujar Pariadi, Sabtu (15/3).
Rumah korban yang berukuran 7×5 meter dan sepenuhnya terbuat dari kayu membuat api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan. Saat proses evakuasi, petugas menemukan korban dalam kondisi hangus terbakar, masih berada di atas ranjangnya.
“Korban sudah sepuh, diduga tidak bisa meminta tolong. Kami temukan posisi masih di atas kasur,” ungkap Pariadi.
Setelah dilakukan proses evakuasi, pihak keluarga korban memutuskan untuk tidak melakukan autopsi dan menerima peristiwa ini sebagai musibah.
“Keluarga sudah menandatangani penolakan autopsi dan menerima ini sebagai musibah sehingga kami serahkan korban ke keluarga,” pungkas Pariadi.
Kebakaran akibat lampu minyak bukanlah hal baru di Indonesia. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa dalam lima tahun terakhir, kebakaran rumah tangga akibat api terbuka, termasuk lampu minyak, mencapai lebih dari 1.500 kasus per tahun. [sar/ian]






