Surabaya (beritajatim.com) – Kinerja unggul sudah menjadi tradisi. Itulah yang diungkapkan Rektor Universitas Surabaya (Ubaya), Dr Benny Lianto usai kampusnya sukses meraih predikat akreditasi unggul dari BAN-PT.
Benny menyebut, pencapaian ini bisa terwujud karena terus ditingkatkannya implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan standar unggul nasional hingga level global dan internasional.
“Sesuai dengan visi Ubaya yakni to be the first university in heart and mind,” ungkapnya, Jumat (13/01/2023).
Ke depan, ia mentargetkan seluruh program studi (prodi) di Ubaya bisa mendapatkan akreditasi unggul. Tentunya, juga memiliki sertifikasi level internasional.
“Semoga pencapaian ini menjadi semangat bagi para civitas akademika untuk bekerja keras dan mempertahankan serta meningkatkan tradisi kerja unggul,” harapnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”universitas-surabaya”]
Sementara Gunawan, Direktur Penjaminan Mutu dan Audit Internal Ubaya menerangkan jika nilai pada akreditasi ini sudah melampaui batas minimal, yakni dengan skor 361.
Tak hanya unggul secara institusi, kata Gunawan, Ubaya juga unggul di sembilan prodinya. “Ubaya dinilai memenuhi empat kriteria unggul, yaitu rasio dosen, sistem penjaminan mutu, akreditasi program studi, dan publikasi ilmiah,” terangnya.
Sementara Dekan Fakultas Hukum Ubaya, Yoan Nursari Simanjuntak menganggap proses pemenuhan akreditasi unggul berkat kinerja setiap prodi dalam mempertahankan mutu pendidikan.
Ia menjelaskan, kerjasama yang erat dengan berbagai lembaga dan alumni menjadi satu kesatuan dalam mendukung proses pembelajaran. Tentu saja, hal itu didukung dengan adanya dosen yang handal, mahasiswa berprestasi, serta sarana yang memadai. “Itu pula yang menjadi komitmen Fakultas Hukum Ubaya,” kata Yoan. (ipl/ted)






