Bojonegoro (beritajatim.com) – Semangat gotong royong tercermin dalam kegiatan masyarakat saat membangun rumah. Orang Jawa biasa menyebutnya saya (baca: soyo). Budaya gotong royong membangun rumah ini masih kental di kalangan masyarakat pedesaan.
Untuk menjaga tradisi gotong royong tersebut, Babinsa Koramil 09/Sumberrejo Kodim 0813 Bojonegoro, Peltu Agus Suyanto, bersama mahasiswa KKN dari Universitas Brawijaya turut membaur dalam kegiatan gotong royong tersebut.
Gotong-royong perbaikan rumah milik bapak Kadir warga Dusun Tulung RT 007/ RW 002 Desa Tulungrejo, Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro itu juga sebagai wujud kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat.
Peran aktif Babinsa ditengah-tengah masyarakat tersebut diharapkan bisa membawa dampak positif. “Karya bakti bersama ini dimaksudkan untuk membantu meringankan beban warga, yang sekaligus untuk membangun keakraban dan kekeluargaan,” ujar Senin (10/07/2023).
Salah satu mahasiswa KKN, Ahmad Faruqi, bersama rekan-rekannya merasa senang dan bersyukur dapat berkolaborasi membantu warga masyarakat dalam kegiatan program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) tahun 2023 ini.
Dia mengaku, perbantuan dalam kegiatan karya bakti tersebut adalah panggilan jiwa sosial. “Kami merasa senang, bersyukur bisa membantu masyarakat bersama bapak Babinsa dan warga,” ucapnya.
Sementara itu, Pemilik rumah Kadir, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Babinsa Koramil 0813-09/Sumberrejo, para Mahasiswa KKN dan warga Dusun Tulung yang sudah peduli membantu percepatan proses pembangunan rumahnya.
“Kami berterima kasih atas kepedulian bapak Babinsa dan adik-adik Mahasiswa dan semua warga yang sudah membantu percepatan pembangunan rumah kami,” ungkapnya. [lus/but]
BACA JUGA:






