Jakarta (beritajatim.com) – TPN (Tim Pemenangan Nasional) Ganjar-Mahfud menyatakan kekhawatirannya soal politisasi penyaluran bantuan sosial menjelang pemilu 2024.
Menanggapi hal ini, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Dradjad H Wibowo pun mempertanyakan, kekhawatiran tersebut. Mengingatkan Menteri Sosial Tri Rismaharini merupakan politikus PDI Perjuangan yang mengusung Ganjar-Mahfud.
“Jika tim paslon 03 khawatir politisisasi dan sebagainya (atas peluncuran bansos) lha Mensosnya kan Mbak Risma dari PDIP,” sindir Dradjad, Kamis (4/1/2024).
Dradjad menjelaskan, bansos itu program negara karena sudah masuk dalam APBN. Kewenangan penyaluran bansos adalah kewenangan eksekutif, yaitu pemerintah. “Karena itu, masalah berapa besar, di mana disalurkan, kepada siapa dan kapan, itu adalah kewenangan pemerintah. Jadi kami menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah untuk memutuskannya,” Ketua Dewan Pakar PAN ini.
Sebelumnya, Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis menolak politisasi penyaluran bansos. [hen/suf]






