Surabaya (beritajatim.com) – Tiga masalah utama dalam organisasi yakni friksi, kebingungan dan kapasitas rendah bisa menjadi ajang bagi pegawai untuk mengasah dan menunjukkan kapasitas kepemimpinan.
“Jangan pernah menghindari masalah jika ingin menjadi pemimpin. Harus berani mengambil resiko, tentu yang terukur,” kata Rudy Harahap, Wakil Direktur Human Capital PT Jawa Pos dalam Webinar Leadership Series yang digelar Magnet Solusi Integra (MSI), akhir pekan lalu.
Dalam webinar yang diikuti 300 peserta lewat zoom serta 55 peserta melalui live youtube itu, Rudi Harahap menegaskan untuk mengasah kepemimpinan tidak harus punya jabatan.
“Ingat kapasitas pemimpin akan teruji justru saat ada krisis, kalau nggak terbiasa mengatasi masalah pasti akan gagap saat ada krisis,” kata pemegang sertifikat BNSP bidang Manajemen Sumber Daya Manusia itu.
Ditambahkan ada dua indikator utama kepemimpinan yakni kemampuan mempengaruhi dan kemampuan mendorong kemajuan.
Dalam hal mempengaruhi, lanjutnya, seorang pemimpin bukan hanya dituntut punya ketrampilan komunikasi, mendengarkan, bersikap empati, dan dipercaya tetapi juga mampu menyelaraskan tindakan dengan kata-kata.
Baca Juga:
Jurusan Langka, Sistekin Untag Surabaya Punya Prospek Karir Menjanjikan di Bidang Cyber
“Untuk punya pengaruh, pemimpin harus bisa menjadi contoh, membangun kredibilitas dan menumbuhkan budaya akuntabilitas. Antara kata-kata dengan perbuatan harus selaras,” jelas sarjana akutansi Universitas Sumatera Utara (USU) ini.
Sementara untuk bisa mendorong kemajuan, seorang pemimpin harus punya energi besar, kemampuan menciptakan suasana yang positif, kemampuan menginspirasi, keberanian dan rasa percaya diri.
“Dalam situasi krisis, saat keputusan harus diambil, seorang pemimpin harus berani mengambil risiko. Jangan takut kehilangan kursi atau jabatan jika memang harus mengambil keputusan penting,” tegas Rudi dalam kegiatan yang dipandu Dinar Innova (HR GA-PT Indonesia Growth Investment Group).
Webinar ini juga diwarnai pertanyaan Adha Dimas Julianto dari PT Dana Purna Investama ihwal bagaimana bisa termotivasi mencapai hirarki karier mulai dari Staf hingga menjadi Direktur Utama.
Menurut Rudy Harahap untuk mencapai puncak karir tertinggi seseorang harus punya keinginan yang kuat. Karyawan itu juga perlu mengetahui punya kekuatan apa. Lakukan juga gap analisis, sekarang di posisi apa, kalau mau di posisi itu harus punya apa, kalau kurang apa yang harus dikembangkan.
“Terakhir, sekali lagi, jangan pernah menghindari masalah. Jangan menunggu naik jabatan baru belajar, tapi belajar dulu supaya kita selalu siap menghadapi berbagai tantangan,” kata Rudy.
Baca Juga:
Wagub Emil Gaungkan Merdeka Berkarir Dalam Perkembangan GIG Ekonomi
Sementara itu, Direktur Utama PT Magnet Solusi Integra I Novianingtyastuti bersyukur karena kegiatan webinar itu disambut antusias oleh peserta. Terlebih karena peserta memiliki latar belakang yang beragam mulai dari Mahasiswa, Staf hingga Direktur Perusahaan. Asalnya juga variatif ada yang dari Surabaya, Mojokerto, Malang hingga Sulawesi.
“Kepemimpinan memiliki peran yang penting dalam menciptakan arah, menginspirasi orang lain dan membentuk budaya Organisasi. Namun untuk memiliki skill tersebut bukanlah hal yang mudah. Karena itulah soal kepemimpinan kami bahas secara khusus dalam 6 seri,” kata Novianingtyastuti dalam rilisnya, Senin (19/6/2023).
Alumnus Magister Managemen Universitas Bina Nusantara (Binus) ini menambahkan, kegiatan webinar series leadership ini diadakan setiap Jumat pukul 15.00-16.30 WIB. [ipl/beq]






