Surabaya (Beritajatim.com) – Covid-19 memang tidak mempengaruhi pertumbuhan balita secara langsung tetapi, pola hidup yang berubah akibat pandemi bisa meningkatkan risiko pertumbuhan bayi terganggu. Terutama pertumbuhan tulang dan sendi.
Agar pertumbuhan tulang dan sendi pada bayi bisa berkembang dengan baik, dibutuhkan asupan kalsium dan vitamin D yang cukup. Kurangnya asupan kalsium dan vitamin D pada bayi bisa mengakibatkan rakitis yang menetap dan tidak bisa diperbaiki.
[berita-terkait number=”5″ tag=”balita”]
Rakitis adalah kondisi gangguan pertumbuhan tulang dan sendi yang menimbulkan kaki silang atau membentuk huruf O. Rakitis juga bisa mengakibatkan anak tidak bisa berdiri dengan tegak atau struktur tulang badannya tidak ideal.
Berubahnya pola hidup masyarakat yang lebih banyak berdiam diri di rumah akibat pandemi, bisa memperparah risiko tersebut. Sebab, bayi kita semakin jarang terpapar sinar matahari dan mengakibatkan kurangnya vitamin D. Tidak tercukupinya asupan kalsium dan vitamin D dari makanan akibat penurunan atau hilangnya pendapatan masyarakat juga bisa memperparah kondisi.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko anak terkena rakitis atau dalam Bahasa lain defisiensi vitamin D ini.
Berjemur
Dengan menjemur balita di bawah sinar matahari pagi sebelum pukul 10 pagi, dapat meningkatkan produksi vitamin D oleh tubuh. Kegiatan berjemur ini dilakukan selama 10 – 15 menit setiap harinya dan jangan gunakan tabir surya karena akan menghalangi sinar matahari masuk kulit.
Suplemen Vitamin D
Disarankan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi di bawah satu tahun untuk mengkonsumsi suplemen vitamin D. Untuk bayi di bawah satu tahun bisa menggunakan Vitamin D 400 IU per hari, sedangkan untuk di atas satu tahun dengan Vitamin D 600 IU per hari.
Asupan vitamin D juga bisa didapatkan dari ASI namun, kadarnya terbatas dan tidak akan bisa mencukupi kebutuhan vitamin D pada bayi. Jika memungkinkan, akan lebih baik jika kita mengkonsultasikan asupan vitamin D dan kalsium dengan dokter.
Makanan
Sumber vitamin D dan kalsium lain adalah makanan. Imbangi gizi bayi kita dengan asupan makanan yang kaya kalsium, mineral dan vitamin D seperti telur, salmon, kacang-kacangan, tahu, keju, tahu dan tempe, serta susu. [tur/bjo]






