Bojonegoro (beritajatim.com) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro membentuk Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) untuk memperkuat sistem penanggulangan kebakaran. Hingga saat ini sudah ada ribuan personel yang tergabung dalam Redkar tersebut.
Kepala Dinas Damkarmat Bojonegoro, Achmad Gunawan mengatakan, pembentukan Redkar ini merupakan langkah positif dalam menciptakan sistem penanggulangan kebakaran yang lebih tanggap dan terkoordinasi di Bojonegoro, serta mengedepankan peran serta masyarakat dalam menjaga keselamatan lingkungan sekitar.
“Dengan adanya waktu respons yang terbatas, yaitu maksimal 15 menit sejak laporan diterima, kehadiran Redkar sangat penting untuk membantu mempercepat penanganan kebakaran,” ujarnya, Rabu (13/11/2024).
Gunawan juga menambahkan bahwa meskipun respons time yang singkat tidak menjamin kedatangan di lokasi kebakaran tepat waktu, strategi ini tetap diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemadaman. Tahun ini, Damkarmat Bojonegoro juga membuka dua pos baru, yaitu di Sumberrejo dan Ngasem, untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara Kabid Pemadaman dan Penyelamatan, Dinas Damkarmat Bojonegoro Zainul Ma’arif, menjelaskan bahwa selain kebakaran, Damkarmat juga bertugas menangani kejadian lain yang bersifat penyelamatan. Oleh karena itu, Redkar juga diharapkan memiliki bekal keterampilan dasar dalam penanganan darurat.
“Pembekalan dasar ini sangat penting agar mereka dapat memberikan pertolongan pertama sebelum petugas profesional datang,” ujar Ma’arif.
Pada sisi lain, Teguh Aris Setyo Budi, Kabid Pencegahan, Pengendalian, dan Partisipasi Masyarakat, menambahkan bahwa Redkar diharapkan terus berkolaborasi dan akan mendapat pelatihan serta perlengkapan yang memadai. “Sehingga keberanian dan mental yang dimiliki Redkar bisa terbentuk,” ujarnya.
Untuk diketahui, pembentukan Redkar ini melibatkan seluruh unsur masyarakat dan diharapkan dapat bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Desa (Pemdes), Babinsa, dan Babinkamtibmas, untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dari bahaya kebakaran. Selain itu, Redkar juga berperan dalam mengamankan lokasi kejadian kebakaran agar proses pemadaman berjalan lancar.
Seperti dalam pembentukan Redkar di Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro, kemarin. Sekitar ratusan peserta dari beberapa latar belakang masyarakat tergabung dalam Redkar tersebut. Mereka selain mendapat materi dasar pemadaman dan penyelamatan juga langsung melakukan praktek pemadaman menggunakan beberapa teknik. [lus/aje]






