Surabaya (beritajatim.com) – Korban tertimbun reruntuhan bangunan tiga lantai dan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo yang berhasil dievakuasi petugas pada pencarian hari ketiga, Rabu (1/10/2025), berjumlah tujuh orang.
Rincian korban di antaranya; dua meninggal dunia dan lima orang lainnya selamat meski membutuhkan perawatan medis dirujuk ke rumah sakit.
Dari musibah yang menimpa Ponpes Al Khoziny, sejak hari Senin (29/9/2025) Tim SAR Gabungan telah berhasil mengevakuasi sebanyak 18 orang, 5 meninggal dunia dan 13 selamat, serta pencarian masih terus dilakukan hingga malam ini.
Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas RI, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengungkapkan bahwa, hari ini ditemukan sebanyak tujuh orang dan lima dalam kondisi selamat.
“Tadi siang pada pukul 14.42 WIB, seperti kita ketahui bersama kita telah berhasil mengangkat korban ke-12, ini ke-12 hitungannya dari yang pertama kemarin,” kata Yudhi Bramantyo, Rabu (1/10/2025) malam.
Kemudian, korban ke-12 sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Siti Hajar dalam proses identifikasi DVI (pencarian identitas) karena dalam kondisi hitam (meninggal dunia). Dan disusul penemuan korban selamat bernama Haikal.
“Pada pukul 15.22 WIB kita berhasil mengangkat korban yang ke-13 atas nama HK (Haikal),” terang Bramantyo.
Bramantyo menyampaikan, korban ke-12 dan 13 ini ditemukan pada sektor reruntuhan bangunan A1. Sementara lima korban ditemukan di sektor runtuhan A4, dengan kondisi satu meninggal dan empat orang selamat terdiri dari korban ke-14 hingga 18.
“Berantai, kita kebut juga (pencarian). Akhirnya pada pukul 20.22 korban ke-18 berhasil kita evakuasi atas nama RSI dalam kondisi selamat namun membutuhkan penanganan khusus terkait yang bersangkutan oleh tim medis Dan dirujuk ke rumah sakit umum. Kemungkinan ada fraktur,” ucapnya.
Berikut data evakuasi korban hari ketiga, Rabu 1 Oktober 2025:
1. Korban ke 12 Mr X (Meninggal Dunia)
2. Korban ke 13 an. Syehlendra Haical Raka Aditya (Selamat)
3. Korban ke 14 an. Muhammad Wahyudi (Selamat)
4. Korban ke 15 an. Al Fatih (Selamat)
5. Korban ke 16 Mr.X (Meninggal Dunia)
6. Korban ke 17 an Taufan Saputra Dewa (Selamat)
7. Korban ke 18 an Saiful Rozi (selamat).
Seperti diketahui, gedung tiga lantai termasuk musala di asrama putra Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, ambruk pada Senin (29/9) sore.
Saat kejadian, diketahui ada ratusan santri yang sedang melaksanakan salat Ashar berjemaah di gedung yang masih dalam tahap pembangunan tersebut.
Berdasarkan data sementara Kantor SAR Surabaya hingga Rabu (1/10/2025) malam, terdapat 108 orang santri menjadi korban dalam peristiwa ini. Dari jumlah itu, lima orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Diperkirakan masih ada 103 orang yang terjebak di reruntuhan. [rma/aje]






