Surabaya (beritajatim.com) – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Surabaya (PKM Unesa) memberikan pelatihan musik kepada puluhan siswa di SMP Santo Yosef Surabaya, Rabu (4/10/2023).
Kepala Program Studi Seni Musik, Fakultas Bahasa dan Seni Unesa Agus Suwahyono mengatakan bahwa kegiatan PKM ini menjadi salah satu upaya dalam menumbuhkan nilai-nilai budaya kepada para siswa.
“Memberikan apresiasi kepada anak-anak. Kami sebagai pemberi pelatihan musik ingin menguatkan rasa cinta siswa terhadap budaya nasional, khususnya lagu-lagu daerah dengan bentuk iringan,” ujar Agus.
Baca Juga: HUT Humas Polri, Polres Tuban Beri Bantuan Air Bersih ke Warga
Dalam pelatihan itu, siswa dilatih dengan empat formasi musik seperti ansambel, ansambel campuran, band, dan paduan suara. Di situ, para siswa menggarap lagu-lagu daerah dari seluruh Indonesia.
“Semoga nanti anak-anak kelas 7, 8, dan 9 bisa menambah apresiasi untuk meningkatkan wawasan mereka untuk lagu-lagu daerah,” tutur Agus.

Ia juga menyebut, saat ini sejatinya masyarakat, termasuk siswa lebih mudah dalam mempelajari musik. Mereka bisa dengan mudah mendapatkan segala informasi mulai dari jenis hingga format musik lewat media sosial.
Karena itu, diperlukan adanya penanaman nilai-nilai kebudayaan untuk menumbuhkan rasa cinta budaya nasional lewat pelatihan musik tersebut.
Baca Juga: Beda Kaos Perguruan Silat, Pemuda Lamongan Bikin Rusuh di Gresik, Dipenjara
“Di tingkat SMP kami tetap tidak keluar dari kurikulum yang sudah diberikan. Kita tetap mendukung kurikulum, salah satunya tentang budaya,” ungkap Agus.
Untuk diketahui, PKM bertajuk ‘Pelatihan Ansambel Musik dengan Pendekatan Aransemen Lagu Daerah untuk Menumbuhkan Rasa Cinta Budaya Nasional di SMP Santo Yosef’ itu diikuti oleh 5 dosen dan 17 mahasiswa.
Adapun 5 dosen tersebut yakni Dhani Kristiandri,S.Pd.,M Sn, Moch. Sarjoko,S Sn.,M.Pd., Joko Winarko,S.Sn.,M.Sn., Agus Suwahyono,S Sn.,M.Pd., dan Vivi Ervina Dewi,S.Pd.,M.Pd. [ipl/ian]






