Surabaya (beritajatim.com) – Timnas Basket Putri Indonesia kembali harus mengakui keunggulan lawan. Pada laga penyisihan Grup A FIBA Women’s Asia Cup 2025 Division A di Shenzhen Sports Center, China, Kamis (17/7/2025), skuad Garuda takluk dari Korea dengan skor 62-95.
Kekalahan ini menjadi yang ketiga bagi Indonesia setelah sebelumnya juga harus menyerah saat menghadapi China dan Selandia Baru. Hasil tersebut menempatkan Indonesia sebagai juru kunci Grup A.
“Memang secara kelas, mereka di atas kita. Speed dan akurasinya luar biasa,” ujar Pelatih Timnas Putri, Andrie Ekayana, menanggapi kekalahan tersebut.
Meski belum mencicipi kemenangan, Andrie tetap menyimpan harapan. Indonesia masih memiliki peluang untuk bertahan di Divisi A, asalkan mampu memenangkan laga perebutan peringkat ketujuh.
Pertandingan krusial itu akan mempertemukan Indonesia dengan Lebanon, yang juga bernasib serupa. Tim dari Timur Tengah tersebut kalah di seluruh pertandingan Grup B melawan Australia, Jepang, dan Filipina.
“Dengan modal dari 3 game awal ini, semoga bisa membantu kita menang melawan Lebanon, dan bertahan di Divisi A,” lanjut Andrie.
Jika merujuk pada peringkat Asia, Lebanon menempati posisi ke-8, sementara Indonesia berada di urutan ke-9, dengan ranking dunia masing-masing di posisi 54 dan 57. Artinya, kekuatan kedua tim relatif berimbang dan laga penentu ini bakal menjadi ujian terakhir bagi skuad Merah Putih untuk tetap bersaing di kasta tertinggi basket Asia. [kun]






