Ponorogo (beritajatim.com) – Pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemkab Ponorogo dimulai hari Jumat (8/10/2021). Pada sesi pertama, yang seharusnya 150 orang, namun yang datang mengikuti tes hanya 140 orang. Jadi ada 10 peserta yang tidak mengikuti tes.
“10 orang yang tidak hadir itu, bukan karena positif Covid-19, ya memang mereka tidak hadir. Pengalaman dulu, hampir tiap sesi pasti ada yang tidak mengikuti,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Winarko Arief, Jumat (8/10/2021).
Winarko mengungkapkan bahwa sebelum masuk area tes, peserta wajib memberikan surat keterangan negatif covid-19. Jika pengumuman sebelumnya pelayanan rapid antigen gratis bagi peserta dilakukan di lokasi tes, direvisi oleh BKPSDM Ponorogo. Kini bisa dilakukan di puskesmas-puskesmas di wilayah bumi reyog.
Untuk peserta yang tes hari Senin, bisa melakukan tes rapid antigen hari Minggu di Puskesmas yang melayani rawat inap,” kata Winarko.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-ponorogo”]
Tes SKD hari pertama ini, ditinjau oleh Bupati Sugiri Sancoko dan Wakil bupati Lisdyarita. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sugiri memberi motivasi kepada peserta. Dia menekankan bahwa tidak ada calo dalam perekrutan CPNS Pemkab Ponorogo tahun ini. Jika ada yang mengaku-ngaku bisa meloloskan tes CPNS, sudah barang pasti itu merupakan penipuan. “Jangan sampai tertipu oleh calo-calo, ini dilakukan secara fair dan pengawasan secara ketat,” ungkap Giri.
Dia berharap, hasil seleksi yang fair ini, bisa menghasilkan pegawai terbaik di lingkup Pemkab Ponorogo. Sebab langkap yang paling benar bagi peserta tes ialah belajar dan berdoa. “Tes ini tidak bisa diintervensi siapapun. Sistemnya sudah bagus. Sehingga hasil tes ini nantinya akan diduduki oleh orang-orang terbaik,” pungkasnya.
Untuk diketahui, sebanyak 3.541 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan 299 calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) non guru telah lolos seleksi administrasi pada rekrutmen yang diadakan oleh Pemkab Ponorogo. Setelah seleksi administrasi berhasil dilalui, mereka kemudian dihadapkan dengan tahapan seleksi kompetensi dasar (SKD). Pelaksanaan tes SKD dilakukan selama selama 9 hari, mulai tanggal 8-16 Oktober 2021.
Seperti rekrutmen CPNS tahun sebelumnya, tahapan tes SKD ini, dilakukan di gelanggang olahraga remaja (GOR) Singodimedjo Ponorogo. Dimana setiap harinya akan ada 3 sesi tes. Kecuali di hari jumat, hanya digelar sebanyak 2 sesi. Dalam satu sesi bakal diikuti oleh 150 peserta. (end/kun)






