Magetan (beritajatim.com) – Tes kemampuan akademik tingkat SMP di Kabupaten Magetan mulai digelar 6 April 2026, dengan Disdikpora memastikan kesiapan penuh serta meminta PLN tidak melakukan pemadaman listrik selama pelaksanaan ujian.
Kepala Disdikpora Magetan, Suhardi, menegaskan seluruh persiapan telah mencapai 100 persen, sehingga pelaksanaan tinggal menunggu pelaksanaan di lapangan.
“Persiapan sudah 100 persen. Tinggal pelaksanaan saja, karena ini sudah mendekati hari H,” ujarnya.
Pelaksanaan tes dijadwalkan berlangsung hingga 11 April 2026. Ujian ini diawali dari jenjang SMP sebelum nantinya dilanjutkan ke tingkat SD.
Untuk memastikan kelancaran, Disdikpora secara resmi telah menyurati PLN agar tidak melakukan pemadaman listrik selama jadwal tes berlangsung.
“Kami sudah menyurati PLN, kami minta tidak ada pemadaman. Ini penting supaya pelaksanaan tes tidak terganggu,” tegasnya.
Selain listrik, kestabilan jaringan internet juga menjadi perhatian utama. Disdikpora telah berkoordinasi dengan Telkom guna memastikan konektivitas tetap terjaga selama ujian berbasis komputer berlangsung.
“Internet juga sudah kami komunikasikan dengan Telkom agar tidak ada kendala jaringan,” imbuhnya.
Berbagai try out sebelumnya juga telah digelar sebagai bagian dari pemantapan kesiapan siswa dan panitia.
Suhardi optimistis pelaksanaan tes akademik tahun ini berjalan lancar tanpa kendala teknis berarti, mengingat seluruh sarana dan prasarana telah dipersiapkan secara menyeluruh.
Peserta tes merupakan siswa kelas IX SMP dengan jumlah mencapai puluhan ribu. Secara keseluruhan, jumlah siswa tingkat SD dan SMP di Kabupaten Magetan tercatat lebih dari 30 ribu.
“Harapannya tidak ada gangguan teknis. Kami sudah berupaya maksimal, tinggal pelaksanaan berjalan lancar,” pungkasnya. [fiq/beq]






