Surabaya (beritajatim.com) – Seorang tukang bangunan di Manukan, Surabaya, tega melukai teman kerja sendiri. Hal ini dipicu masalah sepele.
Kasus ini terjadi pada Minggu malam (23/10/2022) di sebuah rumah yang dalam proses pembangunan di Jalan Manukan Krido 3. Pelaku berinisial IM (30) tega membacok AK (58), tukang bangunan asal Madiun lantaran tersinggung ditegur malas kerja.
Pemilik rumah, Siti Zulaicha (68) mengatakan, insiden berdarah itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Saat sedang makan malam, tiba-tiba terdengar suara keributan dan para tukang lari masuk rumahnya.
“Belum selesai makan. Temannya ke sini bilang, ‘Temanku dibacok, Bu’,” katanya menirukan laporan salah satu pekerjanya, Senin (24/10/2022).
Zulaicha mengatakan berdasarkan cerita pekerjanya, IM dan AK sempat terlibat cekcok di dalam mess tempat kelima orang kuli bangunan tinggal. Usai cekcok, IM lantas mengeluarkan pisau yang disembunyikan di pinggang sebelah kanan.
Setelah membacok AK, IM terdengar menyalakan motor sambil geber-geber lalu meninggalkan lokasi kejadian. Sedangkan, korban yang mengalami luka bacok di bagian wajah berusaha menghentikan pendarahan dengan menutupi menggunakan kain sprei.
“Nah itu, saat ada cekcok itu, salah satu temannya itu lari ke rumah saya. Dia dengar suara motor. Setelah bacok IM pergi,” tambahnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Surabaya”]
Kepada Zulaicha, salah satu kuli juga bercerita, IM yang terkenal malas bekerja itu sering diberi nasihat oleh korban supaya lebih semangat bekerja. Dengan begitu tak membebani rekan-rekannya.
“Dugaannya ya tersinggung. Dia itu (IM) bangunnya siang. Kalau dibangunkan ngamuk. Iya enggak disiplin. Jadi sering dimarahi, kamu itu wayahe kerjo kok mapan turu (waktunya kerja kok malah tidur),” ungkapnya.
Zulaicha mengatakan, AK sempat dilarikan ke RS Muji Rahayu untuk mendapat perawatan medis. Namun, karena ada pertimbangan yang lebih mendesak, korban akhirnya dirujuk ke RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) Surabaya.
Kanit Reskrim Polsek Tandes, AKP Didik Ariawan saat dikonfirmasi mengaku korban sudah membuat laporan. Saat ini, pihaknya tengah melakukan penyelidikan.
“Iya Mas, korban sudah membuat laporan. Pelaku belum tertangkap ya, ini kami masih lakukan penyelidikan,” pungkasnya. [ang/beq]






