Surabaya (beritajatim.com) – Monopoli merupakan salah satu permainan papan yang begitu populer. Monopoli juga sering menjadi simulasi sederhana dunia properti. Tujuan permainan monopoli untuk menguasai sebanyak mungkin petak dengan cara membeli, menyewa, dan menukarkan properti dan aset.
Permainan ini telah berumur puluhan tahun sejak pertama kali dibuat. Eksistensi monopoli pun diwarnai sejarah yang unik bahkan bersifat kontroversial. Berikut ini fakta sejarah permainan monopoli.
Pertama, penemunya aktivis Amerika Serikat
Hingga saat ini, Charles Darrow masih jadi nama yang ada di panduan Monopoli sebagai penemu. Padahal Monopoli ditemukan seseorang bernama Elizabeth Magie. Aktivis Amerika yang juga membuat Landlord’s Game sebagai protes pada pemilik modal monopolistik, seperti John D. Rockefeller juga Andrew Carnegie.
Kedua, sudah ada lebih dari 300 edisi Monopoli
Kini sudah ada lebih dari 300 edisi Monopoli berlisensi yang mencakup semua topik. Dari papan Monopoli versi game hingga film dan acara TV, Monopoli hadir dengan berbagai edisi untuk dinikmati seluruh kalangan dari segala usia.
Ketiga, ada kompetisi Monopoli level dunia
Kejuaraan Dunia Monopoli diselenggarakan oleh Hasbro tiap 4-6 tahun sekali. Turnamen terakhir diadakan di tahun 2015 di Macau yang dimenangkan oleh Niccolo Falcone dari Italia dengan hadiah 20.580 dolar AS (Rp305 jutaan).
Keempat, nama jalan di sertifikat tanah Monopoli berdasarkan keadaan nyata
Nama jalan di sertifikat tanah Monopoli dinukil dari jalan di Atlantic City, New Jersey, AS. Contohnya, Marvin Gardens sebenarnya adalah Marven Garden, sekarang menjadi salah satu daerah yang paling ramai didatangi oleh maniak Monopoli. Meski begitu, tak semua nama jalan tersebut ada di kehidupan nyata.
Kelima, Ikon Monopoli terinspirasi dari J. P. Morgan
Ikon Monopoli (Monopoly Man) terinspirasi dari bankir sukses, J. P. Morgan, yang firma keuangannya sempat terkenal, J. P. Morgan & Co. Monopoly Man dan J. P. Morgan sama-sama digambarkan memakai jas dengan dasi kupu-kupu dan topi tingginya. Selain itu, Monopoly Man juga digambarkan punya kumis yang mencuri perhatian, juga tongkat khasnya.
Keenam, Monopoli jadi rute kabur tahanan perang di Jerman
Ketika Perang Dunia II, Nazi Jerman mengizinkan para tahanan bermain permainan papan agar tak bosan atau berpikir untuk kabur.
Kesempatan itu dimanfaatkan Britania Raya yang bekerja sama dengan produsen Monopoli, John Waddington Ltd, guna memasok kebutuhan para tahanan merencanakan pelarianya.
Beberapa fakta sejarah monopoli itu memang tidak banyak tahu, game yang sangat familiar ini ternyata punya sejarah unik dan kontroversi. (dan/ian)






