Ponorogo (beritajatim.com) – Jelang libur natal dan tahun baru (Nataru) serta libur sekolah, petugas dari terminal Seloaji Ponorogo meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan penumpang. Yakni dengan cara melakukan ramp check seluruh armada bus yang akan berangkat dari terminal Seloaji. Baik itu untuk bus antar kota antar provinsi (AKAP), maupun bus antar kota dalam provinsi (AKDP).
“Sebenarnya ramp check ini kegiatan rutin, namun kini kita giatkan menjelang libur sekolah, Natal, dan Tahun Baru 2024,” kata Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Seloaji Ponorogo, Purwanto, Jumat (08/12/2023).
Purwanto mengakui bahwa dalam ramp check tersebut, masih ditemukan sejumlah pelanggaran. Pelanggarannya terutama terkait dengan masalah administrasi, seperti penyimpangan trayek. Akibatnya, pihaknya harus mengeluarkan Surat Peringatan ke-1. Namun, dari segi teknis seperti ban, wiper, dan lampu sein, semuanya dalam kondisi layak. Sehingga tidak ditemukan kerusakan pada bus.
“Temuannya pelanggaran administrasi, seperti penyimpanan trayek. Jika kedapatan itu, kita keluarkan surat peringatan,” katanya.
Baca Juga: Ribuan Anggota BPD di Ponorogo Bakal Diresmikan, Ini Besaran Tunjangannya
Menurut Purwanto, jumlah bus AKAP yang beroperasi mencapai 60 bus per hari, sedangkan untuk bus AKDP mencapai 150 bus. Hingga hari ini, jumlah penumpang harian masih relatif sepi, yakni sekitar 2500 penumpang per harinya. Diperkirakan akan terjadi peningkatan penumpang pada tanggal 18 Desember 2023 saat libur sekolah dimulai.
“Nataru juga bersamaan libur sekolah, ya peningkatan penumpang diperkirakan mendekati hari H nanti, mungkin mulai tanggal 18 Desember 2023 nanti,” katanya.
Purwanto menegaskan komitmen pihaknya untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang selama musim liburan. Ramp check juga sebagai upaya untuk mengurangi pelanggaran administrasi agar perjalanan menggunakan bus tetap aman dan teratur.
“Kenyamanan dan keselamatan penumpang prioritas, sehingga kita terus kita tingkatkan keamanan,” pungkasnya. (end/ted)






