Probolinggo (beritajatim.com) – Karena terkendala biaya pemulangan, Abdul Munib (44), Tenaga Kerja Indonesia asal Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo terpaksa dimakamkan di Malaysia.
Hal ini disampaikan istrinya, Mulikyati (41) melalui Kapolsek Gading, Iptu Ahmad Jamil yang mengaku kesulitan untuk membawa kembali jenazah suaminya.
“Ada salah satu kendala yakni keuangan yang membuat jenazah tidak bisa dipulangkan ke Probolinggo. Sehingga jenazah dimakamkan di Malaysia,” kata Jamil, Senin (27/11/2023).
Jamil juga mengatakan bahwa saat ini pihak keluarga telah mengurus surat kematian Munib dan kemudian dikirimkan ke Malaysia. Sampai saat ini pihak keluarga masih belum mengetahui akibat meninggalnya Munib di Malaysia.
“Pihak keluarga sudah membuat surat kematian di Probolinggo dan terus dikirimkan ke Malaysia. Untuk penyakit yang diderita kami masih belum bisa memastikannya,” sambungnya.
Diketahui Munib sendiri meninggal pada Sabtu (25/11/2023) kemarin di dalam sebuah kamar. Kabar meninggalnya Munib ini tersebar di sosial media Facebook sehingga ramai diperbincangkan oleh warganet. (ada/kun)
BACA JUGA: Emak-emak Korban Arisan Bodong Wadul Polres Probolinggo Kota






