Mojokerto (beritajatim.com) – Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau langsung vaksinasi ke perusahan padat karya di Kabupaten Mojokerto, PT Ajinomoto. Dalam kesempatan tersebut Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati langsung curhat terkait vaksinasi di Kabupaten Mojokerto yang masih di angka 22 persen.
“Vaksinasi Covid-19 yang dipilih dilakukan di Kabupaten Mojokerto, tentunya kami semua mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Gubenur yang memberikan perhatian lebih kepada kami semuanya dan juga hadir secara pribadi untuk memantau pelaksanaan vaksin,” ungkapnya, Minggu (15/8/2021).
Vaksinasi yang digelar kali ini untuk para pekerja di PT Ajinomoto Indonesia yakni sebanyak 2.500 dosis. Tak hanya para pekerja, namun tegas Ketua Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Mojokerto ini, vaksin tersebut juga untuk keluarga dan warga sekitar PT Ajinomoto Indonesia.
“Adinda saya (Kota Mojokerto, red) nomor 1, Kabupaten Mojokerto kok nggak di vaksin. Saya tidak bisa berani matur nopo-nopo ibu, hanya berani curhat dateng Ibu mawon (Saya tidak bisa menyampaikan apa-apa ibu, hanya berani curhat dengan Ibu saja cukup, red),” tegasnya dalam sambutan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-mojokerto”]
Bupati berharap, ikftiar dan ikhlas dari semua masyarakat Kabupaten Mojokerto bisa mengendalikan penularan Covid-19 khususnya di Kabupaten Mojokerto dan di Jawa Timur.
Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto mengucapkan terima kasih kepada Gubenur Jawa Timur terkait vaksinasi di perusahaan padat karya tersebut.
“Tantangannya Ibu Bupati langsung saya jawab. Pasword di Pemprov itu GPL, Gak Pakai Lama. Kalau siap mungkin yang di Ngoro, minimal 7.500 kita bisa kirim sore ini. Kalau kurang, Ibu sampaikan semua. Terima kasih semua, teman-teman media ayo bangun solidaritas dan kehidupan yang harmoni di antara kita semua,” ujar Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Percepatan vaksinasi untuk membentuk Herd Immunity (Kekebalan Kelompok) terus dilakukan, Gubenur meminta agar menjaga protokol kesehatan. Menurutnya, bor (Keterisian Tempat Tidur) rumah sakit terus menurun dan bahkan terus melandai, bisa mengendalikan Covid-19 dan masyarakat bisa hidup sehat, aman dan sejahtera.
“Ini sebetulnya, ingin menyisir industri padat karya. Di Sidoarjo, Gresik tiga hari, tiga hari. Kita sudah mikir ayo di Ngoro dan Mojokerto ini tidak bisa hari ini pasti butuh hari lagi. Kalau tadi Ibu Bupati menawarkan untuk perluasan vaksinasi bagi karyawan home industri padat karya, monggo. Tidak menganggu vaksin kuota Kabupaten/Kota,” urainya.
Pasalnya, tegas mantan Menteri Sosial (Mensos) ini, setiap vaksin turun ada 5 persen baper untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Dari 5 persen baper Pemprov Jawa Timur tersebut akan didistribusikan sesuai dengan prioritas-prioritas sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Gubenur memberikan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga keluarga karyawan PT Ajinomoto Indonesia dan dua beasiswa pendidikan anak karyawan PT Ajinomoto Indonesia. Gubenur juga memberikan bendera merah putih kepada perwakilan peserta vaksinasi dan tenaga kesehatan (nakes). [tin/ted]






