Kediri (beritajatim.com) – SMP Pawyatan Daha 2 Kediri membuka pendaftaran siswa baru tanpa zonasi untuk tahun ajaran 2025/2026 mulai 1 Februari hingga 30 Juni 2025. Sekolah ini menawarkan program unggulan yang unik, yaitu Millenial Entrepreneur Class (MEC), yang bertujuan untuk mencetak wirausaha muda yang kreatif, inovatif, dan mandiri.
Program MEC merupakan ekstrakurikuler wajib yang dirancang untuk menggali minat kewirausahaan siswa. Berbagai bidang diajarkan dalam program ini, antara lain budidaya ikan hias, desain grafis, budidaya tanaman hias, seni lukis, dan kerajinan tangan (handicraft).
Kepala SMP Pawyatan Daha 2 Kediri, Ali Shodiqin, S.Pd., menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam berwirausaha dan membantu perekonomian keluarga.

“Kami ingin siswa tidak hanya fokus menjadi pegawai negeri, tetapi juga memiliki keterampilan untuk mandiri dan berwirausaha,” ungkapnya kepada Beritajatim.com, Selasa (25/2/2025).
Selain keterampilan praktis, siswa juga dibekali dengan pengetahuan tentang digitalisasi dan strategi pemasaran, termasuk cara mengiklankan produk secara efektif.
“Kami berharap, melalui program ini, siswa dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan, menjadi lebih inovatif, kreatif, dan tidak mudah menyerah,” tambah Ali Shodiqin.
Program MEC ini merupakan inisiatif yang diprakarsai oleh Ali Shodiqin, S.Pd., atas arahan dari Ketua Yayasan, yang mendorong setiap sekolah untuk menonjolkan keunggulan mereka.
Bagi para orang tua dan siswa yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan langsung di sekretariat pendaftaran siswa baru SMP Pawyatan Daha 2 Kediri yang beralamat di Jl. Brigjen Katamso No.19, Kampung Dalem, Kecamatan Kota, Kota Kediri. [ian]






