Malang (beritajatim.com) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas islam Malang (FEB Unisma) menerima kunjungan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda (UINSI) Samarinda.
Kunjungan ini dalam rangka benchmarking pengembangan kelembagaan dan implementasi penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA).
Acara berlangsung di meeting room lantai 1 dengan dihadiri Dekan dan jajaran pimpinan UINSI Samarinda. Dekan FEBI UINSI Dr. Mahrus Mhi mengatakan bahwa pihaknya punya 3 program studi, yaitu ekonomi syariah, manajemen dan perbankan syariah.
Dalam pengembangnya sudah berusia 10 tahun sehingga tertarik dengan beberapa program penguatan kelembagaan yang dicanangkan FEB Unisma yang saat ini sudah meraih akreditasi FIBAA Jerman dan Akreditasi Unggul dari LAMEMBA.
“Untuk itulah kami ingin untuk mengimplementasikan MoU antara UINSI Samarindah dengan FEB Unisma dengan MoA sekaligus ingin membenchmark good practices FEB Unisma yang sudah menyandang berbagai prestasi dalam pengelolaan kelembagaan,” ungkap Dr Machrus.
Pihaknya berharap dapat mengimplementasikan kerjasama dengan FEB Unisma untuk meningkatkan mutu lembaga maupun SDM. Ia juga berharap bisa menjalin kerjasama dengan berbagai kegiatan seminar maupun penulisan jurnal dan penguatan dosen.
Dekan FEB UNISMA Nur Diana SE, MSi, CBV, CERA., mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan kunjungan benchmarking penguatan kelembagaan FEBI UINSI Samarinda. Dekan FEB Unisma memaparkan profil singkat fakultas dan program studi yang ada, termasuk sejarahnya dan cara mencapai akreditasi Unggul dari LAMEMBA maupun akreditasi internasional dari FIBAA Jerman.
Diskusi terkait akreditasi nasional LAMEMBA dan akreditasi internasional FIBAA Jerman berlangsung dinamis yang dilanjut FGD terkait diskusi berlangsung untuk membahas FIBAA secara umum dan OBE (Outcame Based Education). Diskusi juga membahas assesment penilaian FIBAA dan LAMEMBA.

“Saat diskusi kami membahas proses pembelajaran yang fokus pada mahasiswa, pengelolaan jurnal, pelaksanaan program international class, student exchange dalam dan luar negeri, international community service dan PPL luar negeri,” ungkap Dekan FEB Unisma.
FEB UINSI diajak berkunjung ke beberapa laboratorium dan fasilitas. Diantaranya studio digital marketing dan entrepreneurship, galeri investasi Bursa Efek Indonesia, perpustakaan, syariah banking laboratory, Tax Center FEB Unisma, laboratorium ziswaf, laboratorium digital accounting, laboratorium bahasa asing, IDD, laboratorium statistik dan riset, laboratorium digital audit dan CPA Test Center.
Kunjungan ini diharapkan mendukung kerja sama kedua belah pihak. Hal ini dengan komitmen institusi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) untuk peningkatan kualitas pendidikan yang inklusif (SDG 4) dan peningkatan kerja sama yang baik (SDG 17) mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. (dan/ted)






