Magetan (beritajatim.com) – Sebanyak 500 ekor sapi perah di Magetan bakal mendapatkan vaksinasi minggu depan. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan drh Nur Haryani. Dia menyebut, Magetan sudah mendapatkan 2.500 dosis vaksin penyakit kuku dan mulut (PMK).
Rencananya bakal diperuntukkan untuk 500 sapi perah dan sisanya untuk sapi potong. “Kami sudah ambil vaksin tersebut dari Pemprov Jawa Timur. Magetan mendapatkan total 2.500 dosis vaksin untuk nantinya diberikan pada sapi perah dan sapi potong. Sementara kami akan prioritaskan pada sapi perah dulu untuk vaksinasinya,” kata Nur Haryani, Sabtu (25/6/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”penyakit-pmk-magetan”]
Nur mengungkapkan total jumlah sapi perah di Magetan sebanyak 753 ekor. Sementara, hanya separonya yang dinyatakan sehat dan siap disuntik vaksin. Sisanya, akan menunggu sampai kondisi sapi sembuh.
“Saat ini akan kami prioritaskan sapi perah dulu. Karena ini untuk produksi susu yang harus dijaga. Kemungkinan seminggu nanti akan fokus pemberian vaksin ke sapi perah dulu. Kemudian, nanti akan menyasar sapi-sapi potong,” kata Nur seraya menyebut jika vaksin akan didatangkan lagi karena jumlahnya masih belum mencukupi untuk seluruh populasisnapinyang sehat di Magetan.
Sementara, total ternak yang terjangkit PMK di Magetan 2.225 ekor, 1.009 diantaranya sembuh, 16 ekor mati dan 10 ekor dipotong paksa. Penanganan masih terus berlanjut dan pencegahan selain menjaga kebersihan kandang akan dilakukan dengan vaksinasi mulai minggu depan. [fiq/suf]






