Mojokerto (beritajatim.com) – Hujan deras disertai petir dan angin kencang melanda sejumlah wilayah di Mojokerto, Minggu (11/4/2026). Cuaca ekstrem sekira pukul 14.00 WIB tersebut mengakibatkan kerusakan di beberapa titik, mulai dari robohnya papan reklame hingga ambruknya tenda pos polisi.
Di Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, dua papan reklame di Simpang Tiga dilaporkan roboh akibat diterjang angin kencang. Material berupa seng dan kayu berserakan di Jalan Wijaya Kusuma dan sempat menimpa kabel wifi yang ada di bawahnya. Beruntung, tidak ada pengendara yang melintas saat kejadian
Sehingga tidak ada korban jiwa. Selain itu, teras sebuah barbershop juga dilaporkan ambruk. Sejumlah pohon tumbang di lokasi berbeda, salah satunya menimpa teras toko hingga kerangkanya mengenai mobil yang terparkir di bawahnya.
Sementara itu, di Desa Kenanten, angin kencang merobohkan tenda pos polisi di Simpang Lima Kenanten. Tenda berukuran 6×12 meter² tersebut ambruk ke arah jalan raya, tepatnya jalur arteri By Pass Desa Kenanten, sehingga sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat.
Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Muhammad Yogie Pratama mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 14.15 WIB. Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan pengalihan arus serta evakuasi tenda yang roboh.
Tenda yang roboh diketahui merupakan fasilitas yang digunakan saat Operasi Ketupat Semeru 2026. Kasat menjelaskan, rencananya tenda tersebut akan dibongkar dan akan dibangun pos permanen pada Senin (13/4/2026) besok. Namun hujan deras disertai angin kencang lebih dulu merobohkan pos.
“Kerugian hanya material berupa tenda dan kerangkanya, dengan estimasi sekitar Rp40 hingga Rp50 juta. Kendaraan patroli yang berada di dekat lokasi juga tidak terdampak, ada di samping tapi tenda pos roboh ke arah barat atau ke jalan raya. Tidak ada kendaraan yang tertimpa,” tambahnya.
Menurutnya, tenda tersebut merupakan milik Polres Mojokerto hasil pengadaan. lokasi lain, hujan deras dan angin kencang juga melanda Lingkungan Kuwung, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Sejumlah atap rumah warga dilaporkan rusak akibat genting yang tersapu angin.
Petugas kepolisian bersama pihak terkait masih melakukan penanganan dan evakuasi material yang berserakan, termasuk membantu penanganan reklame roboh di Jalan Wijaya Kusuma guna memastikan kelancaran arus lalu lintas kembali normal. [tin/but]







