Malang (beritajatim.com) – Dengan perkembangan teknologi yang terus bergerak maju, banyak usaha rintisan yang mengambil langkah di dunia digital. Salah satunya adalah startup Peduly, yang berasal dari Surabaya.
Startup ini, yang didirikan pada tahun 2018, menggunakan platform digital untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin berdonasi atau berpartisipasi dalam kegiatan relawan yang berfokus pada kemanusiaan.
“Kami fokus pada kegiatan kemanusiaan seperti membantu orang dengan disabilitas, anak yatim, dan lingkungan. Tim kami terdiri dari 34 orang,” ungkap Zain Al Mutazam, CEO Peduly.
Dengan tetap mengedepankan fokus ini, saat ini Peduly sedang melaksanakan proyek-proyek kemanusiaan di beberapa kota, termasuk Jakarta, Surabaya, Semarang, Malang, Bandung, Bogor, dan Yogyakarta.
“Kami juga melibatkan influencer dalam kegiatan sosial untuk menginspirasi generasi muda lainnya. Tujuan kami adalah menjadikan Peduly sebagai platform kebaikan yang membantu masyarakat dalam berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan,” jelasnya.

Berkat pengalaman yang telah dijalani, Peduly telah menjalin kerja sama dengan organisasi BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) untuk membantu korban gempa dan proyek-proyek kemanusiaan lainnya. Prestasi lain yang berhasil diraih adalah menjadi pemenang Startup Heroes Surabaya pada tahun 2022.
“Sebagai social enterprise, kami selalu menempatkan dampak sosial sebagai prioritas utama sebelum mempertimbangkan model bisnis. Hal ini menjadi tantangan tersendiri, terutama mengingat masih banyaknya masyarakat Indonesia yang belum familiar dengan konsep social enterprise,” lanjutnya.
Dalam pandangannya, dia berharap bahwa usaha rintisannya ini akan memberikan dampak positif kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin memberikan bantuan kepada sesama yang membutuhkan.
“Harapannya, kami bisa memberikan dampak yang lebih luas dan lebih baik di masa mendatang,” tambahnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”showup”]
===============
Konten Kerjasama beritajatim.com dengan Ngalup Collaborative Network
Ngalup Coworking Space yang saat ini bertransformasi menjadi Ngalup Collaborative Network, adalah wadah bagi para talent, stakeholders, dan berbagai lini bisnis untuk kolaborasi dan berjejaring. Kami menyadari kebutuhan akan perubahan dan tantangan zaman yang semakin berkembang, menjadikan Ngalup tidak hanya sebagai tempat melainkan fasilitator.






