Ponorogo (beritajatim.com) – Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Siman, Dishub Ponorogo dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ponorogo memasang traffic light di simpang 4 Desa Brahu dan mulai hari ini dilakukan uji coba, Senin (15/5) ini.
“Pemasangan traffic light di simpang 4 Desa Brahu ini, merupakan aduan dari masyarakat. Bahwa di tempat tersebut sering terjadi kecelakaan lalu lintas,” Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo, Setiyo Hari Sujatmiko, Senin (15/05/2023).
Selain untuk menekan angka laka lantas, pemasangan traffic light di simpang 4 Desa Brahu juga dinilai sangat penting. Sebab, di kawasan tersebut juga ada perbankan dan komplek pertokoan. Sehingga aktivitas masyarakat di wilayah itu cukup ramai.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/bupati-ponorogo-sugiri-sancoko-dorong-paguyuban-pawitandirogo-lakukan-aksi-kongkrit-majukan-daerah-asalnya/
Selain itu, kata Miko sapaan Setiyo Hari Sujatmiko menganggap tunggakan dari jalan minor atau jalan desa yang akan menyeberang ke jalan raya, jika dihitung sampai 30 detik. Bahkan potensi lebih bisa terjadi bila saat-saat jam sibuk, yakni sekitar pukul 06.00 sampai 08.00 WIB, yang merupakan jam masuk sekolah maupun kantor. “Jam-jam sibuk seperti berangkat sekolah sangat rawan, sebab lalu lintas di situ sangat ramai,” kata mantan Camat Sampung tersebut.
Pemasangan traffic light di simpang 4 Desa Brahu itu, Dishub Ponorogo juga berdasarkan dengan peraturan menteri perhubungan nomor 96 tahun 2015. Yakni tentang pedoman manajemen rekayasa lalu lintas. Dimana ketika ada fenomena kecelakaan lalu lintas setahun minimal 5 kali, volume kendaraan 750 ke atas dan tunggakan minimal 30 detik, maka sesuai dengan aturan itu, perlu dipasang traffic light.
Alat traffic light yang digunakan di simpang 4 Desa Brahu bukan baru. Namun, merupakan pindahan dari simpang 3 di Ngepos yang sudah tidak digunakan karena satu arah. Meskipun bukan barang baru, namun Niko mengeklaim bahwa kondisinya masih bagus. “Bukan baru, tapi pindahan dari simpang tiga Ngepos, tetapi kondisinya juga masih bagus,” pungkasnya. (end/kun)






