Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menegaskan laga menghadapi PSBS Biak pada Sabtu (1/5/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, tidak akan berjalan mudah bagi timnya.
Meski Persebaya datang dengan modal kemenangan, Tavares mengingatkan bahwa lawan tetap memiliki potensi bahaya. Ia menilai performa PSBS Biak pada laga sebelumnya menunjukkan kualitas yang tidak bisa dipandang sebelah mata, terutama saat mampu unggul di babak pertama melawan tim kuat.
“Hasil yang kurang baik. Namun, jika melihat pertandingan terakhir mereka, khususnya babak pertama, mereka sempat unggul 2-0 melawan Malut, yang merupakan tim kuat. Jadi, kami harus tetap rendah hati,” ungkap Tavares, Jumat (30/5/2026).
Pelatih asal Portugal itu menekankan pentingnya sikap rendah hati kepada para pemainnya. Menurutnya, posisi PSBS Biak di papan bawah klasemen tidak boleh menjadi alasan bagi Persebaya untuk meremehkan lawan.
“Kami tidak boleh melihat mereka hanya sebagai tim yang berada di posisi bawah klasemen. Mereka adalah tim yang sedang mengalami kesulitan, tetapi tetap memiliki harga diri dan keinginan untuk mengubah situasi,” ujarnya.
Tavares juga memprediksi PSBS Biak akan tampil dengan intensitas tinggi dalam pertandingan tersebut. Ia mengingatkan para pemain Persebaya untuk tetap fokus dan tidak terlena dengan hasil sebelumnya.
“Saya percaya besok mereka akan bermain dengan intensitas tinggi dan fokus penuh. Kami tidak boleh lengah, karena apa yang kami lakukan di pertandingan sebelumnya tidak akan membantu kami di pertandingan besok,” imbuhnya.
Sementara itu, pemain muda Persebaya, Tony Firmansyah, memastikan kondisi tim dalam keadaan siap tempur. Ia menyebut seluruh pemain memiliki motivasi tinggi untuk meraih hasil maksimal di hadapan pendukung sendiri.
“Selamat sore. Pertama-tama, kondisi semua pemain cukup baik. Kami semua menantikan pertandingan besok dan akan bekerja 100 persen untuk memberikan yang terbaik bagi Bonek dan Bonita,” tutupnya. (way/kun)






