Banyuwangi (beritajatim.com) – Balap sepeda bergengsi Tour de Banyuwangi Ijen (TDBI) siap menguji para pembalap dengan total jarak tempuh 632 kilometer.
Memasuki etape kedua, para peserta akan dihadapkan dengan tanjakan menantang yang berbeda dari etape pertama.
“Etape dua sejauh 153 KM dari Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) menuju finish di halaman kantor Bupati Banyuwangi,” ungkap Chairman TDBI 2024 Guntur Priambodo.
Etape ini menawarkan peluang bagi para sprinter untuk meraih poin, namun persaingan sengit diprediksi akan terjadi karena para pembalap harus bersaing menaklukkan tanjakan di KM 65,6 Songgon.
Etape dua juga menjadi kesempatan bagi para sprinter untuk mencuri poin. Meskipun persaingan akan semakin ketat, lantaran mereka akan berjibaku dengan pebalap lain.
“Etape 2 masih banyak rute flat. Namun peserta harus tetap waspada karena bakal ada satu tanjakan, meskipun belum se-ekstrem di tanjakan Ijen. Yakni di KM 65,6 Songgon,” ujarnya.
Pada etape 2, lanjut Guntur, juga terdapat tiga titik sprint. Yakni pada KM 45,7 Bandara Banyuwangi, KM 91,8 Sumberwadung Genteng, dan KM 118,9 Srono.
“Total jarak tempuh di etape dua 153 Kilometer, ada titik tanjakan (KOM) di Kecamatan Songgon,” ulasnya.
Etape 2 Tanggal 23 Juli 2024 :
START Alas Purwo – Rowobendo – Kutorejo – Pasar Anyar – Pondok Asem – Kedungasri – Persen – Sumber Kepuh – Kedunggebang – Simpang 3 Dam Telu – Sumberberas – Simpang 4 Tembokrejo – Palurejo – Sumbersewu- Kumendung – Bomo – Patoman – Blimbingsari – Bandara Banyuwangi – Tegalwero – Kantor Pos Rogojampi – Lugjag – Singolatren – Songgon – Sragi – Gendoh – Temuguruh – Simpang 4 Karangsari – Sempu – Simpang 3 Tegalarum – Stasiun KA. Kalisetail – Sumberwadung – Wadung Dongkaran – Setail – Pasar Genteng – Simpang 3 Kembiritan – Tamanagung – Pasar Sraten – Simpang 3 Srono – Mangir – Rogojampi – Kabat – Patung Kuda – Jl.Adi Sucipto – Simpang 3 Untag – Jl. KH. Agus Salim-Jl. Brawijaya – Cungking – Simpang 5 – Jl. A. Yani – FINISH Kantor Bupati Banyuwangi. (rin/ted)