Surabaya (beritajatim.com) – Di era pandemic saat ini membuat kita harus berusaha untuk menyesuaikan kebiasaan yang baru. Kebiasaan yang baru ini diperuntukkan agar terdapat memutuskan penyebaran covid-19.
Kebiasaan baru ini meliputi semua kegiatan yang biasanya dilakukan secara luring diubah menjadi daring. Apa aja sih contohnya?
Contohnya seperti bekerja, sekolah dan sebagainya. Kegiatan ini dilakukan secara daring menggunakan platform media sosial seperti zoom, google classroom atau google meet. Aktivitas seperti bekerja dan belajar secara daring membuat kita berpikir bahwa apakah perlu public speaking yang benar mengingat ini hanya kegiatan yang dilakukan secara online?
Kebanyakan dari masyarakat berfikir tidak terlalu dibutuhkan public speaking karena hanya online dan berbeda dengan offline. Faktanya, public speaking secara virtual itu sama pentingnya dengan offline karena kita akan memberikan versi terbaik dan berusaha sebaik mungkin.
Jadi apakah public speaking itu?
Public speaking adalah pada dasarnya adalah presentasi yang dilakukan secara langsung dengan penonton. Fungsinya adalah untuk member edukasi, mempengaruhi audiens, atau menghibur audiens. Pentingnya untuk belajar public speaking juga akan memberikan sisi positif dalam diri. Memperlancar karier dan usaha. Berikut manfaat belajar public speaking :
- Meningkatkan kepercayaan diri
- Penampilan dan keterampilan lebih menarik ‘
- Keterampilan untuk meng-influence orang meningkat
Public speaking identik dengan dapat memperlancar bisnis, baik usaha kecil ataupun besar. Karena dengan belajar skill ini, pelaku bisnis akan mampu menawarkan produknya di pasaran dan membujuk calon konsumennya agar tertarik. Memang terdapat perbedaan antara presentasi secara online maupun offline. Kalau offline kita harus dapat berinteraksi dengan penonton dan memperhatikan beberapa aspek yang lain. Jadi, gimana sih acar melakukan presentasi melalui virtual? Yuk simak tipsnya!
a. Gimana sih cara eye contact saat virtual?
Tips yang pertama adalah kamu dapat melakukan eyecontaec dengan melihat kamera Handphone atau laptop kamu. Atau sesekali kamu bisa menatap teman-teman kamu secara bergiliran agar tatapan mata tidak kaku di satu titik arah.
[berita-terkait number=”5″ tag=”public-speaking”]
b. Aku nervous
Saat kamu merasa malu untuk menatap wajah teman-teman kamu, kamu bisa melakukan “pin” icon video sendiri agar kamu bisa melihat wajah kamu sendiri dan bisa mengoreksi kekurangan yang kamu rasakan.
c. Perlukah gesture?
Menggunakan gesture tangan memang boleh dan baik digunakan meskipun secara virtual. Gunakan gesture tangan mu sesuai dengan alur yang dibicarakan dan tidak over-gesture
Nah itu dia ketiga tips yang bisa kamu praktek dan dan dicoba saat pertemuan virtual. Public speaking bukan hanya untuk di amati saja, namun harus dicoba. Selamat mencoba! [rad/bjo]






