Surabaya (beritajatim.com) – Membangun hubungan dengan seseorang bukanlah sesuatu hal yang mudah untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan ada berbagai hal yang perlu kita pahami dalam menyatukan perbedaaan. Maka dari itu, memang benar bahwa tidak semua orang bisa cocok dengan kita. Pasalnya, tetap ada persamaan dan perbedaan pada setiap orang.
Masalah yang muncul dalam sebuah hubungan dapat dikatakan bervariasi seperti salah paham hingga hal kriminal. Masalah dapat mendekatkan kita dengan orang lain, namun ada juga yang sebaliknya. Tapi, apapun itu semua pasti ada baik dan buruk yang dialami dalam membangun hubungan.
Namun, ada tiga hal yang dapat mempengaruhi kedekatan seseorang. Bahkan tidak jarang, hal inilah dapat membuat kita dijauhi walaupun kita tidak melakukan keburukan.
Status Pekerjaan
Ternyata ada beberapa pekerjaan yang dapat membuat seseorang menjauhi kita. Kita bisa ambil contoh ketika pandemi yang terjadi beberapa waktu lalu. Para perawat di rumah sakit saling berjauhan karena alasan takut tertular virus di rumah sakit. Tentu saja, itu bukanlah tindakan yang tepat sebaiknya kita lebih menghargai pekerjaan orang lain apalagi para perawat yang berjuang mati-matian dalam mengatasi pandemi.
Selain itu, tidak sedikit dari mereka yang harus kehilangan nyawa akibat lelah bekerja atau terkena virus. Bukan hanya perawat pekerjaan lainnya yang dianggap remeh kadangkala membuat seseorang menjauh.
[berita-terkait number=”5″ tag=”teman”]
Garis Keturunan
Anggap saja kita adalah anak atau cucu dari seorang narapidana. Sebagian orang mungkin menganggap jika darah kita merupakan darah pelaku kriminal. Hal ini membuat sebagian orang merasa curiga dapat melakukan hal serupa. Sebenarnya itu merupakan pemikiran yang sempit sehingga hubungan menjadi jauh.
Prestasi atau Pencapaian yang didapatkan
Saat kita menunjukkan prestasi misalnya pada media sosial, tentu saja orang akan melihatnya. Ada berbagai macam respon yang didapatkan dari mereka yang turut bangga hingga mereka yang malah merasa iri.
Ketika sudah muncul rasa iri, besar kemungkinan muncul niat buruk bahkan mereka bersekongkol menjauhi kita, tentu saja itu hal yang biasa terjadi. Maka lebih baik untuk tidak memamerkan prestasi yang kita capai, jika mengingat risiko yang mungkin dialami pada hubungan satu sama lain. Walaupun rasanya memang kurang adil, tapi inilah bagian dari persaingan. (PRD/ian)






